Cara Pembuatan Pakan Untuk Burayak Ikan Patin Lele Nila Mas

Cara membuat pakan untuk burayak ikan patin, lele, nila, atau mas berbeda antara satu bentuk dengan bentuk lainnya. Salah satu jenis pakan yg banyak dipakai adalah berbentuk larutan emulsi. Bentuk larutan emulsi ini digunakan untuk memberi makanan burayak ikan berumur 3-20 hariLangkah langkah pembuatannya adalah sebagai berikut:

  • Ambil sebutir telur itik dan rebus sampai masak kemudian ambil kuningnya saja.
  • Larutkan kuning tersebut tersebut dalam 200 ml air sambil diaduk terus.
  • Tambahkan 40 gram tepung kedelai halus, 5 gr sagu, serta 1 gr vitamin lalu aduk sampai rata.
  • Panaskan larutan tersebut sambil tetap diaduk-aduk sampai timbul cairan kental seperti lem yg encer. ini menandakan emulsinya telah jadi.
  • Dinginkan emulsi tadi sebelum diumpankan pada burayak ikan patin, lele, nila atau ikan mas yg dipelihara.

Jika pakan ini tidak habis dalam sekali pemberian maka sisanya dapat disimpan untuk diumpankan pada pemberian berikutnya. Penyimpanan pakan emulsi sebaiknya jangan sampai lebih dari 10 jam. Oleh karena itu, sebaiknya selalu disediakan adonan baru untuk setiap kali pemberian pakan.Kini anda bisa mencobanya setelah memahami artikel cara pembuatan pakan untuk burayak ikan patin lele nila mas.

Cara Mengembangbiakkan Ikan Cupang dalam Kolam Akuarium

Metode terbaik untuk mengembangbiakkan ikan cupang dalam kolam akuarium adalah dengan cara kita menciptakan lingkungan dimana tempat ikan cupang hidup sama seperti dengan habitat aslinya, diantaranya adalah suhu air yg ideal, kadar PH=7, dll.Berikut ini adalah cara mengembangbiakkan ikan cupang dalam kolam akuarium :

  • Dimulai dengan mengisolasi 2 ekor jantan dan 2 ekor cupang betina dalam satu kolam berisi 3 – 10 galon air atau ketinggian air minimal 5 inci dari dasar kolam dengan suhu antara 80 – 82 F, selama 3 sampai 4 hari. Berikan dalam kolam tersebut tanaman air yg mengapung. jangan lupa berikan batu-batuan untuk tempat persembunyian ikan cupang betina. Jaga air kolam agar tidak menimbulkan riak atau ombak serta jaga kestabilan suhu air.
  • Cupang betina akan menampilkan garis vertikal gelap di tubuhnya, dan ini adalah tanda yang menunjukkan bahwa ia siap untuk bertelur. Entah kenapa ikan cupang selalu berkelahi ketika mereka hendak berkembangbiak. Mungkin hal ini ada kaitannya dengan genetika agar keturunannya unggul.
  • Jika dalam beberapa hari tidak ada gelembung kecil-kecil, ini berarti ada sesuatu yg salah dengan cupang jantan. Dan jika gelembungnya ada tapi tidak berisi telur berarti ada sesuatu yg tidak beres dengan cupang betinanya. Solusinya adalah dengan mengganti salah satu ikan-ikan cupang tsb dengan yg lain.
  • Apabila pasangan cupang sudah cocok, selanjutnya telur akan dihasilkan, kemudian disimpan, dibuahi dan ditempatkan di sarang gelembung. Begitu hal ini terjadi, Anda harus memisahkan cupang betina dari kolam akuarium. Cupang jantan harus tetap dibiarkan untuk merawat keturunannya, dan jangan dipisahkan sampai burayak cupang yg telah menetas tsb dapat berenang bebas.
  • Burayak cupang yg baru menetas akan mendapatkan cukup nutrisi dari kantung kuning telur mereka dan tidak harus diberi makan selama hari pertama. Ketika kantung kuning telur telah habis dikonsumsi, insting mereka akan tertarik dengan benda bergerak di kolam akuarium.
  • Di habitat aslinya, burayak cupang akan makan mikro organisme dan ketika burayak cupang setelah berumur beberapa hari, anda bisa mulai memberi mereka kutu air, makan udang air asin yang baru menetas, cacing sutra atau jentik nyamuk.

Demikian cara mengembangbiakan ikan cupang dalam kolam akuarium. semoga berguna