Cara Mengembangbiakkan Ikan Cupang dalam Kolam Akuarium

Metode terbaik untuk mengembangbiakkan ikan cupang dalam kolam akuarium adalah dengan cara kita menciptakan lingkungan dimana tempat ikan cupang hidup sama seperti dengan habitat aslinya, diantaranya adalah suhu air yg ideal, kadar PH=7, dll.Berikut ini adalah cara mengembangbiakkan ikan cupang dalam kolam akuarium :

  • Dimulai dengan mengisolasi 2 ekor jantan dan 2 ekor cupang betina dalam satu kolam berisi 3 – 10 galon air atau ketinggian air minimal 5 inci dari dasar kolam dengan suhu antara 80 – 82 F, selama 3 sampai 4 hari. Berikan dalam kolam tersebut tanaman air yg mengapung. jangan lupa berikan batu-batuan untuk tempat persembunyian ikan cupang betina. Jaga air kolam agar tidak menimbulkan riak atau ombak serta jaga kestabilan suhu air.
  • Cupang betina akan menampilkan garis vertikal gelap di tubuhnya, dan ini adalah tanda yang menunjukkan bahwa ia siap untuk bertelur. Entah kenapa ikan cupang selalu berkelahi ketika mereka hendak berkembangbiak. Mungkin hal ini ada kaitannya dengan genetika agar keturunannya unggul.
  • Jika dalam beberapa hari tidak ada gelembung kecil-kecil, ini berarti ada sesuatu yg salah dengan cupang jantan. Dan jika gelembungnya ada tapi tidak berisi telur berarti ada sesuatu yg tidak beres dengan cupang betinanya. Solusinya adalah dengan mengganti salah satu ikan-ikan cupang tsb dengan yg lain.
  • Apabila pasangan cupang sudah cocok, selanjutnya telur akan dihasilkan, kemudian disimpan, dibuahi dan ditempatkan di sarang gelembung. Begitu hal ini terjadi, Anda harus memisahkan cupang betina dari kolam akuarium. Cupang jantan harus tetap dibiarkan untuk merawat keturunannya, dan jangan dipisahkan sampai burayak cupang yg telah menetas tsb dapat berenang bebas.
  • Burayak cupang yg baru menetas akan mendapatkan cukup nutrisi dari kantung kuning telur mereka dan tidak harus diberi makan selama hari pertama. Ketika kantung kuning telur telah habis dikonsumsi, insting mereka akan tertarik dengan benda bergerak di kolam akuarium.
  • Di habitat aslinya, burayak cupang akan makan mikro organisme dan ketika burayak cupang setelah berumur beberapa hari, anda bisa mulai memberi mereka kutu air, makan udang air asin yang baru menetas, cacing sutra atau jentik nyamuk.

Demikian cara mengembangbiakan ikan cupang dalam kolam akuarium. semoga berguna

Ikan Cupang

Ikan Cupang telah banyak dikembangbiakkan dalam berbagai variasi, kira-kira sekitar 13 warna yang berbeda dgn berbagai macam ekor. Seekor cupang jantan dapat dengan mudah dikenali melalui siripnya yang panjang dan mengalir. Sedangkan untuk cupang betina, memiliki ukuran ekor lebih kecil daripada jantan.Cupang adalah ikan tropis yg memerlukan air hangat untuk dapat hidup dengan baik. Ikan Cupang bisa mati jika suhu diruangan tempat mereka disimpan rendah. Agar bisa hidup dengan baik, sebaiknya ditempatkan dalam air dgn volume kira-kira 3 galon serta suhu air dalam kisaran 80-85 F dengan PH 7.Cupang jantan memiliki karakter cenderung ingin menguasai wilayah, artinya ia tidak ingin melihat cupang lain mendekatinya, oleh karena itu sebaiknya cupang jantan jangan disimpan dalam satu akuarium yang sama. Lebih baik hanya satu cupang jantan dengan beberapa ekor cupang betina; Pastikan untuk cupang betina diberikan banyak ruang persembunyian yang baik didalam akuarium. Ikan jantan tidak hanya agresif terhadap jantan lainnya, ia juga akan mengejar cupang betina yg berada disekitarnya dan apabila tanpa tempat persembunyian yang cocok, maka cupang betina bisa menjadi stres. Ikan Cupang cocok ditempatkan dengan ikan pedang serta ikan gurami kecil.Anda dapat memberi makan makanan ikan cupang dengan pelet khusus, akan tetapi perlu beberapa waktu untuk cupang mengenali makanannya. Jika dalam beberapa hari pelet tsb tidak dimakan, maka anda harus menggantinya dengan jenis makanan lain spt cacing rambut atau larva nyamuk.Bila Anda akan membeli cupang, anda harus memilih kondisi fisik ikan yang energik. Apabila sirip cupang lemah, biasanya ia sakit atau menderita stres. Jangan membeli ikan cupang yang berukuran besar karena biasanya ia sudah tua, dan tidak akan dapat hidup untuk waktu yang lama dalam akuarium Anda. Perhatikan juga lebih dekat pada kulit dan sirip ikan ini, cupang sensitif terhadap parasit eksternal, dan ikan ini banyak menderita penyakit “ich” dan “beludru”. Belilah langsung dari peternak yang terpercaya, karena anda bisa mendapatkan

ikan cupang dengan kualitas jauh lebih tinggi dan ia akan lebih cocok untuk pembibitan.