Terarium Seni Taman dalam Kaca

Keterbatasan lahan bukanlah halangan untuk memelihara dan mendapatkan kesenangan dari tanaman hias. Terarium atau vivariummenjadi solusinya. Terarium mampu menghadirkan nilai artistik tersendiri dalam botol kaca, yang tidak dapat ditemui pada tanaman yang sekedar diletakkan pada rak susun, dalam pot atau bahkan taman yang luas.



Apa itu Terarium (terrarium)

Terarium atau vivarium adalah media atau wadah yang terbuat dari kaca atau plastik transparan berisi tanaman, yang diperuntukkan bagi beragam kebutuhan, seperti untuk penelitian, metode bercocok tanam maupun dekorasi. Dapat dikatakan bahwa terarium merupakan biosfer buatan yang paling alami karena fungsi biologis yang terjadi dalam terarium pun mirip dengan yang terjadi di alam. Sehingga terarium dapat juga dijadikan laboratorium biologi mini.
Terarium akan menampilkan taman miniatur dalam media kaca. Terarium dapat mensimulasikan kondisi di alam yang sebenarnya dalam media kaca tersebut. Misalnya terarim dapat mensimulasikan ekosistem gurun, ekosistem padang pasir, ekosistem hutan hujan tropis maupun lainnya.
Pertama kali terarium diperkenalkan di Inggris. Diawali dengan rumah kaca mini di Kerajaan Inggris dan kaum bangsawan kemudian terarium menjadi terkenal di seluruh dunia termasuk di Indonesia.
Terarium yang saat ini tersedia, dapat dibagi menjadi 3 kategori yaitu:
  • Terarium Udara Terbuka, yaitu terarium dengan bagian atas terbuka atau tidak tertutup. Untuk membuat miniatur tanaman, media seperti ini yang paling mudah digunakan dan dirawat. Anda bahkan dapat membuat dekorasi tanaman dalam terarium jenis ini dalam waktu yang sangat singkat.
  • Terarium Tertutup, yaitu terarium dengan kondisi tertutup rapat di semua bagian. Tujuannya untuk membuat biosfer yang unik di dalam terarium tersebut. Terarium ini yang paling sulit untuk dibuat dan dirawat. Lebih banyak tantangan dalam membuat terarium jenis ini. Beberapa faktor yang harus menjadi perhatian khusus untuk terarium tertutup adalah masalah jumlah air dan pencahayaan yang tepat. Terarium jenis ini biasanya memiliki bagian atas yang kecil untuk meletakkan tanaman dan material lainnya di dalam terarium. Tentu ini bisa menjadi tantangan tersendiri.
  • Terarium Binatang, seperti namanya, terarium jenis ini digunakan untuk meletakkan binatang kecil untuk dipajang. Misalnya kadal, iguana, katak, kura-kura kecil atau ular. Tujuannya untuk menampilkan tiruan dari dunia fauna yang sebenarnya di alam bebas dengan memindahkannya ke media kaca yang menarik.

Jenis Tanaman Terarium

Mengingat terarium merupakan media kaca yang ukurannya terbatas dan memiliki biosfer yang unik, maka pemilihan tanaman yang diletakkan di dalam terarium juga haruslah tepat. Beberapa tanaman yang biasa digunakan dalam terarium antara lain sansivierakaktussukulen dan bromelia.

Cara Membuat Terarium

Sebagai langkah awal, Anda dapat mempersiapkan beberapa media tanam maupun material untuk dekorasi. Beberapa media yang diperlukan antara lain (dari urutan teratas):
  • Pasir zeolit
  • Tanah humus
  • Spagnum moss
  • Arang
  • Bebatuan dan pasir
Kemudian siapkan peralatan yang akan digunakan untuk membuat taman miniatur dalam terarium. Peralatan yang digunakan relatif mudah didapat dan murah, antara lain:
  • Untuk terarium, Anda dapat menggunakan akuarium ikan yang kecil, mangkuk kaca besar, kotak kaca, botol kaca atau toples
  • Skop mini untuk bercocok tanam atau sendok
  • Penjepit (pin Set) atau sumpit
  • Gunting
  • Corong plastik atau corong kertas buatan
  • Penyemprot tanaman (sprayer)
  • Ceret penyiraman
  • Kain kasa
  • Kuas
Setelah semua persiapan selesai, tiba saatnya membuat terarium. Cara membuat terarium adalah sebagai berikut:
  • Cuci media kaca dengan air panas dan bersabun. Bilas media kaca lalu keringkan.
  • Buat lapisan batu atau pasir atau media lainnya di bagian bawah dengan tebal kira-kira 2-3 cm.
  • Tambahkan arang dengan ketebalan 1-2 cm.
  • Dengan sendok ataupun skop mini, tambahkan lapisan media seperti tanah humus setebal 5-8 cm. Buat sedikit gundukan untuk memperindah. Jika Anda menggunakan akurium, Anda dapat meninggikan gundukan di salah satu sisi sebagai latar belakang.
  • Gali lubang kecil pada lapisan tanah tersebut untuk akar tanaman
  • Ambil tanaman yang cocok, lalu bersihkan bagian akarnya dari sisa-sisa tanah. Potong daun yang rusak. Letakkan tanaman pada lubang kecil yang telah digali dan tutupi akarnya dengan tanah.
  • Jika Anda menggunakan akuarium atau kotak kaca yang lebih besar, Anda dapat meletakkan beberapa tanaman dalam satu terarium tersebut. Letakkan tanaman yang lebih besar di bagian belakang.
  • Basahi tanah, namun jangan menyiram secara berlebihan. Cukup basahi hingga tanah menjadi lembab.
  • Anda dapat mempercantik terarium tersebut dengan menambahkan batu, miniatur taman, bahkan binatang kecil.
  • Letakkan terarium Anda pada lokasi yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  • Basahi tanah jika sudah mulai terlihat kering. Misalnya untuk tanaman sukulen, Anda dapat menyiram setiap 5 hari sekali. Untuk tanaman jenis lainnya yang tidak membutuhkan banyak air, Anda dapat menyiramnya seminggu sekali.

Teknik Perawatan Terarium

Info Buku Terarium

TerariumSebuah buku dengan judul “Art of Terrarium” yang ditulis oleh Feri Suliantatampaknya cocok untuk anda yang tertarik dan berminat untuk mempelajari lebih dalam perihal Terarium. 

Buku ini mengetengahkan semuanya, dari peralatan yang diperlukan untuk membuat terarium, media, ornamen dan desainnya. 


Judul Buku: Art of Terrarium 
Edisi: Pertama – New Release (2009) 
Penulis: Feri Sulianta 
Penerbit: Lily Publisher
Terarium dapat diletakkan dalam ruangan dalam jangka waktu lama tanpa harus terkena sinar matahari, dengan mengganti cahaya matahari dengan lampu khusus. Anda dapat meletakkan terarium di dalam rumah, dalam rak pajangan Anda, di kantor maupun galeri. Ini akan menambah keunikan dekorasi ruangan dan juga menambah koleksi tanaman indoor dalam ruangan Anda.
Meskipun mudah, tanpa teknik dan media yang seksama, terarium tidak dapat bertahan lama. Tanpa teknik perawatan terarium yang tepat, tanaman akan merana karena rusaknya siklus air.
Siramlah tanaman atau media tanah dengan air ketika mulai terlihat kering. Secara rutin lakukan penyiraman setiap seminggu sekali atau kurang jika diperlukan. Potong daun yang mulai rusak agar tanaman dalam terarium tetap indah.
Lokasi tanaman juga patut diperhatikan. Jangan letakkan di daerah yang terkena sinar matahari secara langsung karena dapat membuat kondisi tanah cepat kering.
Jika Anda juga meletakkan binatang kecil di dalam terarium, bersihkan bagian dalam terarium dari kotoran hewan dan sisa makanan. Dengan demikian terarium Anda akan tetap terlihat menarik.
Sungguh unik! Miniatur hutan hujan tropis, ekosistem gurun, kebun sayur dan lain sebagainya hanya dimungkinkan dengan terarium.

Agar Bunga Mawar Tetap Ceria

Punya mawar yang tak kunjung menampakkan bunganya yang cantik? Eit…jangan buru-buru dibongkar ya, sebab ada tips agar bunga mawar kesayangan kita tampil dan ceria kembali. Cobalah tips dan kiat berikut.
Mula-mula periksa media tanamnya. Bila masih bagus dan masih bisa dipakai, dengan menambah sedikit media baru. Kalau sudah terlalu padat, ganti dengan media baru berupa campuran tanah, pupuk kandang dan sekam lapuk atau kompos. Perbandingannya 2:1:1, ditambah NPK 15:15:15  sebanyak 2,5 gram per pot/tanaman.
Tanam mawar secara hati-hati, agar akar tidak luka atau rusak. Bagian tanaman yang rusak dipangkas atau sisakan 20 cm-25 cm dari tanah. Siram dengan air bersih, lalu letakkan di tempat agak teduh sampai tanaman sehat kembali.
Setiap minggu tanaman disemprot dengan pupuk daun 2cc/lt air hingga tanaman siap berbunga atau sekitar dua bulan. Selanjutnya pupuk daun diselingi dengan pupuk bunga. Setiap bulan tanaman juga dipupuk dengan NPK 15:15:15 sebanyak 3 g hingga 5 g yang dibenamkan di sekeliling tanaman.
Bila tanaman telah berbunga, lalu layu, segeralah pangkas tangkainya. Selain itu lakukan pemangkasan secara rutin terutama pada bagian tanaman yang kurang sehat. Dengan pemangkasan akan segera terbentuk tunas baru yang akan menghasilkan bunga.

Perawatan Gasteria

Gasteria di pot apik jadi penghias teras.tanaman ini suka teduh tapi butuh banyak angin. Media berporus penting karena tanaman ini tak tahan kondisi terlalu lembap. Perbedaan tempat tumbuh perlu perlakuan yang berbeda. Misalnya jika ditanam di dataran tinggi semisal Cipanas atau Lembang, gasteria cocok ditanam di pot plastik dengan media berupa sekam mentah, tanah mesh, dan pasir malang.Tapi, pengalaman Hengky, pehobi sukulen yang tinggal di Kelapa Gading, Jakarta Utara, menemukan bahwa menanam gasteria dengan cara semacam itu di rumahnya kurang cocok. Menurut Hengky, untuk dataran rendah semisal Jakarta, gasteria lebih baik ditanam di pot keramik dengan media berupa campuran pasir malang dan sekam bakar dengan perbandingan 2 : 1.

Untuk penataan media terdiri dari tiga layer. Bagian paling bawah pot diisi kerikil besar untuk drainase.Tingginya sekitar satu centimeter. Lalu di atasnya ditaburi campuran sekam bakar dan pasir malang, dan tanam gasteria sampai pot penuh. Di bagian paling atas bisa ditambahkan kerikil kecil atau batu koral warna-warni agar gasteria tampil bagus. Jika media ditutup kerikil atau batu koral sebaiknya taburi fungisida terlebih dahulu untuk mencegah munculnya jamur yang menyerang akar.

Hengky juga mempelajari pemupukan yang cocok untuk gasteria. “Pupuk kimia lebih bagus daripada kompos karena kalau pakai kompos cenderung tumbuh jamur.” ungkap Hengky. Pupuk jenis slowrelease lebih baik karena tanaman ini meyerap nutrisinya Betas perlahan. Pemupukan sebaiknya dilakukan seminggu sekali. Pemberian pupuk overdoses bisa menyebabkan pertumbuhan jade tidak wajar. Misalnya daun terlalu cepat tumbuh tape tidak diimbangi dengan pertumbuhan bonggol yang lebih besar.

Selain itu, semprot pupuk organik cair seminggu sekali juga bisa merangsang pertumbuhan gasteria dan memacu munculnya anakan.Tapi, Hengky juga mengingatkan kalau tanaman masih kecil sebaiknya tidak diberi pupuk organik cair. Sebab, jika masih terlalu muda diberi pupuk organik cair, apalagi dalam interval yang cukup intens, bisa mengakibatkan gasteria malah mati. “Minimal sudah banyak akar, kira-kira umur di atas 3-4 bulan.” ungkap Hengky.
Penyiraman total cukup seminggu sekali atau sepuluh hari sekali pada waktu musim hujan. Sementara jika musim kemarau disiram seluruhnya tiap tiga hari sekali. Untuk penyiraman harian cukup disemprot sedikit air tiap page dan sore. Gasteria butuh kondisi yang kering tape lembap. Karenanya, dalam kondisi suhu kamar perlu banyak proses pengembunan. Paling bagus penyemprotan air itu dilakukan pada malam hari. Sebab, gasteria merupakan tanaman gurun yang punya kebiasaan di habitat aslinya menangkap air embun pada malam hari.


PESONA BUAH JABOTICABA (ANGGUR BRAZIL)

Jaboticaba ( Eugenia Cauliflora Berg) masuk ke Indonesia sebagai Anggur Brazil karena dari bentuk buahnya mirip dengan buah anggur. Yang berbeda dari tanaman ini adalah batang dan bunganya sangat mirip dengan buah jambu biji. Daging buahnya berwarna putih diidentikkan seperti lemak kura-kura yang dalam bahasa tupi disebut “jabotim”.
Keunikan dari buah jaboticaba adalah rasanya yang bercampur menjadi tujuh rasa yang berbeda, asam, manis, segar, rasa alpukat, anggur, dan lain-lain. Jaboticaba sangat lambat pertumbuhannya, apalagi kalau ditanam dari biji. Umur satu tahun hanya bisa mencapai tinggi kurang dari satu jengkal saja. Dengan pertumbuhan yang sangat lambat tersebut membuat harga jaboticaba menjadi sangat mahal. Untuk jaboticaba ukuran 3 meter pernah terjual dengan harga mencapai 15 juta rupiah. Harga itu menjadi wajar tatkala kita melihat pertumbuhan pohon tersebut yang sangat lambat dibandingkan dengan kebanyakan tanaman lainnya. 
 
Jaboticaba bisa kita tanam di dalam drum atau pot besar untuk koleksi tanaman buah anda di rumah. Dan pohon ini dapat hidup dan berbuah di daerah panas dan daerah dataran tinggi. Walaupun pertumbuhannya sangat lambat, jaboticaba termasuk tanaman yang gampang untuk dirawat. Jika tanaman sudah dewasa cukup diberi perangsang pembungaan (inisiasi) dan banyak disiram dibagian batang pohonnya. Bila jaboticaba berbuah akan terlihat indah karena buahnya menempel pada setiap batang pohonnya dan jumlahnyapun sangat banyak.

Wijaya Kusuma Nan Anggun

Wijaya kusuma, bunga yang memiliki nama latin Epiphyllum anguliger ini termsuk dalam tanaman kaktus, divisi anthopia, bangsaopuntiales dan termasuk dalam kelas dicotiledoneae. Kata wijaya kusuma sendiri diambil dari 2 suku kata dalam bahasa jawa dimana ata wijaya berarti kemenangan atau kejayaan, sedangan kata kusuma berarti bunga, pengambilan nama ini didasaran pada sebuah mitos dimana mitos tersebut menyataan barang siapa yang menanam bunga ini pada pelataran rumahnya, maka rumah tangganya akan tentram. Dan siapa yng bisa menyaksikan waktu mekarnya bunga ini maka ia akan mendapatkan rizki, namun itu hanyalah mitos yang belum tentu benar atau salahnya.
Disini saya bukannya akan membahas mengenai mitos tersebut, tetapi membahas mengenai cara pembudidayaan bunga wijaya kusuma yang indah itu. Bunga wijaya kusuma hanya merekah setahun sekali pada musim hujan dan hanya beberapa saat saja di malam hari. tidak semua tanaman wijaya kusuma dapat berbunga dengan mudah, tetapu tergantung pada iklim, kesuburan tanah, serta cara perawatan tanaman yang tepat.
Tanaman wijaya kusuma hanya dapat bertumbuh dengan baik di tempat yang tidak terlalu panas, bila ingin menanam tanaman ini pada pot sebaiknya diberikan media tanam berupa campuran lumut Sphagnum, hancuran batang paku tiang, dan pasir bersih sedikit, seperti yang dipakai untuk menanam anggrek. Untuk perawtannya sendiripun tida jauh berbeda dengan anggrek, namun tanaman ini tidak hidup menggantung seperti anggrek tapi lebih cenderung kekaktus.
Untuk pembibitannya, bibit tanaman ini dapat diperoleh dari cabangnya yang di stek dengan cara kita pilih cabang yang bagus seperti daun berdaging tebal dan hijau, kemudian potong dengan ukuran urang lebih 15cm, kemudian tunaskan terlebih dahulu, untuk mendapatkan tunasnya batang yng telah dipotong tadi jangan ditempatkan pada tempat yang lembab, lebih baik jika ditempatan ditempat yang kering, teduh, dan banyak sirkulasi udaranya. Diamkan selama beberp hari sampai lukanya mongering, setelah itu barulah potongan batang tadi ditancapkan pada tanah/media tanam dengan pangkalnya terbenam hanya sedalam 2~4cm, jangan terlalu dalam karena batang akan mudah busuk. Bila perlu dikasih obat yang mengandung belerang untuk mencegah bakteri pembusukan. Sesudah cabang stek wijayakusuma tersebut berakar, hal ini ditandi dengan munculya tuns yang masih segar, stek dipindah ke dalam pot berisi media tanam anggrek. Tanaman wijaya kusuma ini hidup senang kalau akarnya berdesak-desakan, jdi lebih baik gunakan pot yang berukuran kecil agar tanaman ini dapat tumbuh dengan subur. Selamat Mencoba!

Bunga Camellia Nan Rupawan Lambang Cinta dan Keabadian

Nama bunga Camelia kerap dipakai sebagai nama seorang gadis. Secara umum bunga Camelia berukuran besar setelapak tangan orang dewasa. Mahkota bunganya menumpuk (overlapping) seperti mawar, serta baunya yang harum semerbak.
Camelia (Camellia japonica) tumbuhan asli di daratan Cina. Bunga ini termasuk dalam keluarga theaceae atau teh-tehan. Pada tahun 1200 SM, Camelia sudah dinobatkan sebagai bunga keabadian dan kesetiaan. Camelia merah melambangkan keagungan yang hakiki. Sedangkan Camelia putih melambangkan cinta yang abadi. Bunga ini diintroduksi ke Amerika, tepatnya di Charleston, Carolina Selatan pada tahun 1786.
Di daerah yang berhawa dingin, ia tumbuh bergerombol membentuk rumpun. Tinggi tanaman bisa mencapai 6 m, tetapi sudah bisa berbunga ketika tanaman setinggi 12 cm. Daunnya memanjang dengan permukaan mengkilap.
Sebagai tanaman lansekap, bunga ini sudah popular sejak 200 tahun silam. Di Indonesia bunga Camelia difungsikan sebagai tanaman dasar, tanaman aksen, background dan border.
Walaupun kalah pamor dengan bunga mawar, beberapa kolektor menyukai tanaman ini, bahkan sampai berburu hingga ke luar negeri.
Pemeliharaan Tanaman
Pemeliharaan tanaman ini tidaklah rumit. Pada awal penanaman, Camelia disiram tiap hari, karena bunga ini tidak tahan kekeringan. Selain disiram, pemupukan rutin dilakukan dengan menggunakan pupuk NPK yang berimbang. Diberikan dua minggu sekali. Untuk tanaman setinggi 2 meter dan diameter rumpun 20 cm, segenggam pupuk, jika pupuk dasar (pupuk kandang) masih banyak. Kalau pupuk kandang sudah habis, maka perlu penambahan pupuk kandang. Pupuk daun bisa ditambahkan dua minggu sekali. Tapi lebih bagus menggunakan pupuk slow release, karena bisa bertahan lebih lama. Cara aplikasinya cukup ditaburkan di atas permukaan tanah.
Tanaman Camelia butuh pemangkasan yang rutin. Terutama untuk tanaman lansekap, karena diharapkan tanaman ini tampil menawan. Pemangkasan yang tepat dilakukan pada saat akhir musim kemarau. Sehingga pada musim penghujan akan tumbuh tunas-tunas baru. Pemangkasan ini juga berguna untuk merangsang munculnya bunga. Jika pada akhir musim kemarau dipangkas, maka pada peralihan musim akan muncul banyak bunga.
Karena tanaman ini suka di daerah yang berhawa dingin dan lembab, maka hama yang sering menyerang adalah siput. Siput memakan daun muda dan bunga.Bahkan kulit batangpun digerogoti. Pengendalian hama siput ini bisa secara manual. Siput ini akan muncul saat pagi hari dan petang. Selain siput , hama ulat sering menyerang tanaman ini.
Perkembangbiakan
Di Negara yang mempunyai 4 musim seperti di Eropa dan Amerika, perkembangbiakan Camelia bisa dilakukan secara generatif dan vegetatif. Dengan teknik secara generatif dimungkinkan dapat menghasilkan hybrid baru bunga Camelia yang lebih variatif dan beragam dari hasil persilangan tersebut. Akan tetapi di Indonesia sulit dilakukan. Sementara saat ini yang biasa dilakukan adalah teknik cangkok dan sambung pucuk. Dengan cara mencangkok, sekitar 3 bulan akar akan keluar. Dua bulan berikutnya bisa ditanam dalam polybag atau langsung ditanam di tanah Berdasarkan kalender musim, penanaman Camelia dikerjakan pada bulan November hingga Februari, yaitu saat ada hujan,sehingga banyak air dan matahari yang tidak begitu terik.
Grafting atau sambung pucuk, sering dilakukan di luar negeri. Yaitu untuk menambah variasi bunga dalam satu pohon. Di Indonesia, teknik ini sangat bermanfaat terutama untuk menambah koleksi. Caranya, batang atas diambil dari Camelia yang kita inginkan. Sementara batang bawah dari tanaman lama yang sudah ada. Dari hasil sambung pucuk ini akan muncul bunga yang kita inginkan tadi.
sumber: Flona, edisi Maret 2006

Perawatan Bunga Anggrek

Anggrek adalah bunga yang mempesona dengan warna yang terang dan sangat menarik. Anggrek memiliki pancaran keindahan tersendiri bagi para pecinta bunga anggrek. Keindahan dan keelokan bunga ini membuatnya sangat diminati oleh para pecinta bunga anggrek untuk dijadikan tanaman hias. Akan tetapi, tidaklah mudah untuk merawat bunga ini agar terlihat tetap cantik untuk dipandang. Perawatan yang tepat dan sesuai bisa membuat bunga anggrek terlihat tampak cantik sesuai yang diharapkan. Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan para pecinta bunga anggrek untuk merawat bunga yang mempesona ini. 
Tips Merawat Bunga Anggrek
1. Menyiram anggrek dengan teliti : Anggrek harus disiram secara menyeluruh ketika kering. Penyiraman yang berlebihan akan memberikan dampak buruk bagi anggrek sehingga hal tersebut perlu dihindari oleh para pecinta anggrek.
2. Mengondisikan temperatur yang cocok : Anggrek tumbuh paling baik 18-30oC dan masih dapat bertahan sekitar 10oC pada malam hari. Anggrek perlu dilindungi dari perubahan temperatur yang ekstrim dan pancaran sinar matahari langsung.
3. Memupuk pada saat yang tepat : pemberian pupuk dengan takaran yang pas harus dilakukan. Permberian pupuk yang berlebihan harus dihindari dan dosis pupuk yang diberikan perlu dijaga agar tetap rendah. Anggrek memerlukan pemupukan yang teratur selama musim panas sedangkan di musim dingin, frekuensi pemupukan dapat lebih jarang dari pada pemupukan pada musim panas.
4. Tumbuhkan pada wadah/pot yang cocok : Anggrek adalah tanaman epifit dan senang untuk memiliki akar napas. Mengubur anggrek dengan paksa di dalam tanah harus dihindari dan akar harus dapat tumbuh keluar pot.
5. Menyediakan intensitas cahaya dan kelembapan yang tepat : Anggrek menyukai kondisi udara yang lembap untuk tumbuh. Baki/penampang yang lembab dapat digunakan untuk tujuan ini. Selaras dengan kelembapan, siklus aliran udara yang seimbang akan meningkatkan pertumbuhan tanaman anggrek. Anggrek memiliki kebutuhan cahaya yang bervariasi dan harus ditujukan sesuai dengan kadar cahaya yang dibutuhkan. Selama musim dingin, suplai cahaya dari lampu dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan anggrek.
6. Pemindahan anggrek ke pot baru ketika diperlukan : ketika anggrek dikeluarkan dari pot dan dipindahkan ke pot yang lebih besar dengan pori-pori dan drainase yang baik, maka penanaman ulang harus dilakukan secara hati-hati.

Pemanfaatan Mawar untuk Parfum

Industri parfum merupakan industri yang sedang ngetrend saat ini. Di zaman sekarang ini parfum sudah menjadi kebutuhan utama bagi para konsumen dunia, semua orang pasti membutuhkan parfum, tentunya saat menghadiri pertemuan-pertemuan penting. Nah, ternyata Mawar mengandung minyak yang dapat digunakan sebagai bahan baku industri parfum.
Mawar mengandung minyak yang merupakan salah satu jenis minyak atsiri. Minyak atsiri ini diperoleh sebagai hasil dari proses penyulingan dan penguapan lumataan daun-daun mahkota bunga Mawar. Minyak Mawar inilah yang banyak dimanfaatkan sebagai parfum dalam industri parfum.
Minyak mawar terdiri dari geraniol yang mempunyai aroma wangi dengan rumus kimianya adalah C10H18O dengan rumus bangun CH3.C[CH3]:CH.CH2.CH2.C[CH3]:CH.CH2OH dan 1-sitronelol serta rose champor (atau parafin tanpa bau).
Teknik penyulingan Mawar pada mulanya berasal dari Persia yang kemudian menyebar ke wilayah Arab dan India. Pada saat ini, sebanyak 70%-80% kebutuhan minyak mawar dunia dipenuhi oleh pusat penyulingan Mawar yang terletak di Bulgaria, sementara sesanya disuplai dari Iran dan juga Jerman. Penyulingan minyak Mawar di Bulgaria, Iran, dan Jerman sama-sama menggunakan jenis mawar damaskus Rosa damascena ‘Trigintipetala’, sedangkan penyulingan minyak Mawar di Perancis menggunakan jenis mawar yang lain, yaitu Rosa centifolia.
Minyak Mawar berwarna kuning pucat atau kuning keabu-abuan disebut juga minyak ‘Rose Absolute’ untuk membedakannya dengan minyak Mawar yang sudah diencerkan. Penyulingan menghasilkan minyak Mawar dengan perbandingan 1:3000 sampai 1:6000 dari berat bunga, sehingga kira-kira dibutuhkan sebanyak 2000 bunga Mawar untuk menghasilkan minyak Mawar sebanyak 1 gram. Tentunya parfum Mawar yang dijual di pasaran merupakan minyak Mawar hasil pengenceran. Semakin encer parfum tersebut, maka harganya semakin murah, sebaliknya semakin pekat maka harganya semakin mahal. Parfum dari minyak mawar sangat disukai oleh konsumen karena wanginya yang khas.

Anthurium Pizzazz Nan Elok

Anthurium Pizzazz merupakan hyrbid indah dari program pemuliaan Anthurium yang berhasil. Pizzazz adalah Anthurium  yang cepat tumbuh dan lebih mudah tumbuh dibandingkan dengan Kins dan jenis tanaman Anthurium yang lainnya.  Keuntungan lain dari Anthurium Pizzazz ini adalah kemampuannya untuk berbunga yang lebih awal dibanding dengan Anthurium lainnya.
Bunga Anthurium Pizzazz yang mekar menghasilkan bunga merah  di atas daun yang mengkilap.Bunga  Anthurium Pizzazz  ini tahan lama yang membuat bunga populer ini populer. Mereka hadir di hampir semua kombinasi bunga potong dan taman. Selain itu, warna merah cemerlang dari bunga tetap hidup bahkan selama musim panas.
(sumber : Plant-Care.com )

Keladi, Semakin Tua Semakin Indah

Caladium yang biasa disebut tanaman keladi hias mempunyai pesona daun yang penuh variasi. Kombinasi warna dari yang merah,hijau, pink inilah yang membuat para hobiis  terutama kaum ibu  banyak yang mengidolakannya.
Lembaran daun Caladium mempunyai corak dengan warna yang kontras dan menyolok. Namun banyak yang mengenal bahwa tanaman Caladium ini sulit menghasilkan daun dalam jumlah banyak dan tampil dengan daun yang serempak.
Sebagai tanaman indoor, daun keladi memiliki bentuk sangat eksotik dengan corak daun yang beraneka ragam. Gradasi warnanya pun sangat memikat. Jadi kelebihan tanaman ini terletak pada daunnya.
Ada varian June Bride, bentuk daunnya yang melebar dan corak daunnya seolah terkena cipratan cat warna putih yang merata di seluruh permukaan daun. Tulang-tulang daun terlihat sangat tegas mengembang hingga ke pinggir daun. Red Prill, memiliki karakter warna merah menyala dengan bentuk daun agak memanjang dan bergelombang.

Sebagai tanaman yang biasa tumbuh di hutan tropis, media tanam keladi haruslah gembur dan berhumus. Dengan kelembaban yang cukup. Beberapa tanaman keladi ada yang membutuhkan sinar matahari secara langsung, tetapi kebanyakan menyukai tempat yang teduh dengan kebutuhan cahaya yang cukup.
Tanaman ini cukup bagus diletakkan di teras rumah yang tidak terlalu banyak terkena sinar matahari secara langsung. Caladium yang genusnya Alokasia lebih suka berada di tempat teduh yang terlindung dari sinar matahari langsung. Tetapi sebagian Caladium, kebutuhan sinar matahari yang banyak digunakan untuk pertumbuhan daun-daunnya, seperti Caladium varian Florida Sweet yang sangat menyukai ruangan terbuka. Jadi indah berada di dalam ruangan, juga indah ditaruh di halaman rumah, itulah kelebihan dari Caladium.
sumber: Flona tabloid