Kategori: Peternakan
Ide Bisnis | Peluang Usaha Ternak Ayam Ketawa
Tangkarkan ayam ketawa ada tips Kawin paksa hasilkan ratusan anakan. Maraknya peggemar ayam ketawa sebagai klangenan baru, membuka peluang bisnis bagi para breeder. Semula, kawin suntik jadi pilihan utama Arman, peternak ayam ketawa di kawasan Cibubur, Jawa Barat. Tapi cara ini kemudian ia tinggalkan pada Peluang Usaha Ternak Ayam ini.
Sumber : informasi-budidaya.blogspot.com
Penyebab Telur Kenari Gagal Menetas
Bagi beberapa orang yang sedang memulai usaha atau hobi beternak kenari tentu saja sering merasa bingung jika burung kenari yang mereka budidaya sulit untuk produksi. Beberapa hal yang perlu dipahami adalah tidak ada cara instan untuk membuat burung kenari yang kita rawat dapat berketurunan atau berproduksi.
Banyak faktor yang mempengaruhi produktivitas ternak. Diperlukan metode dan
Beternak Domba Ala Wong Temanggung
Kapasitas produksi : 1.292.982 Kg
Populasi : 250.287 ekor
Peluang Investasi :
– Pengembangan bibit domba dengan kerjasama inti plasma
– Penggemukan / pembesaran domba dengan pola kerjasama inti plasma
– Perusahaan Peternakan domba
– Untuk penggemukan/pembesaran deng an pengembangan inti plasma di wilayah Kecamatan Bejen, Candiroto, Jumo, Gemawang, Kranggan, Pring surat, Ngadi rejo dan Bansari
– Perusahaan Peternakan diwilayah Kec. Candiroto, Bejen dan Kandangan.
Analisa Usaha Penggemukan Domba
(80 ekor selama 3 bulan pemeliharaan)
1. Biaya Produksi
– Pembelian Domba = Rp 40.000.000
(@ Rp. 400.000 x 8 ekor)
– Pakan Hijauan = –
– Total biaya produksi = Rp 40.000.000
2. Penjualan domba/kambing
Harga jual per ekor rata-rata adalah Rp 550.000
Penjualan Rp 550.000 x 8 ekor x 10 orang = Rp. 4.000.000/3 bl.
3. Keuntungan
Rp. 44.000.000-Rp. 40.000.000 = Rp. 4.000.000/3 bl
Selama 1 tahun dapat dilakukan 3 kali pemeliharaan, jadi keuntungan selama 1 tahun
= Rp.4.000.000 x 3 kali pemeliharaan
= Rp.12.000.000/ kelompok = Rp.1.200.000/ orang
4. Keuntungan Bersih Peternak
– Besar bunga 6 % / tahun
– Besar bunga per bulan 0,5 % = Rp 20.000/bulan/orang
– Pengembalian kredit = Pokok + bungan pinjaman 1 thn
= Rp 40.000.000 + (6 % x Rp 40.000.000)
= Rp 40.000.000 + Rp 2.400.000,-
= Rp 42.400.000/kelompok = Rp 4.240.000,-/orang
5. Laba bersih
= Pinjaman + laba usaha – Pengembalian kredit
= Rp. 40.000.000 + Rp 12.000.000 – Rp 42.400.000
= Rp. 9.600.000/kelompok = Rp. 960.000 /orang
Sistem Pengembalian Kredit
0. Enam bulan setelah pembelian, peternak membayar bunga untuk untuk 6 bulan sebesar 3 % dari besarnya pinjaman pokok yaitu sebesar Rp. 1.200.00 untuk perorangan.
1. Setelah 1 tahun, kelompok mengembalikan pokok pinjaman beserta sisa bunga untuk 6 bulan terakhir Rp 40.000.000 + Rp 1.200.000 = Rp 41.200.000
Catatan :
Hijauan tidak masuk dalam biaya produksi karena diasumsikan peternak tidak membeli rumput.
Keuntungan Budidaya Kelinci
Potensi dan tujuan beternak kelinci :
Penghasil daging, bisa sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi keluarga. Di antara jenis kelinci penghasi daging adalah : Vlaams, New Zealand, White England dll
Penghasil anakan atau bibit, ditujukan untuk mendapatkan ternak pengganti (replacement stock) dan juga ternak hias. Jenis kelinci yang banyak diminati untuk ternak hias antara
Cara Mengatasi Burung Kenari Stres dan Macet
Banyak orang yang sering bingung dengan bagaimana cara mengatasi kenari yang stress dan juga macet bunyi. Solusinya pun terkesan gampang namun pada prakteknya tidak semudah teorinya. Untuk mengatasi kenari agar tidak stress memang perlu perhatian ekstra, yang perlu diingat adalah stress pada burung kenari tidak hanya mengidap pada kenari jantan saja namun juga kenri betina.
Kecenderungan
Master Burung Kenari
Dari waktu ke waktu memasterkan burung kenari masih menjadi hobi atau kegiatan yang kian populer dalam dunia perburungan. Hingga saat ini trend master masih menjadi topik pembahasan yang menarik untuk disimak dan diikuti oleh para peternak burung khususnya burung kenari, menyangkut hal tersebut maka beberapa pemaster pastilah menyiapkan burung-burung master bersuara handal agar mampu
Ide Bisnis | Ternak Bebek Peking
Menekuni bisnis ternak bebek memang sangat menjanjikan. Terbukti hewan unggas ini banyak dibudidayakan masyarakat Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur sebagai salah satu potensi bisnis daerah yang menghasilkan untung besar. Saat ini jenis bebek yang banyak dibudidayakan masyarakat Mojosari adalah bebek peking.
Bebek peking merupakan salah satu jenis bebek pedaging yang memiliki daya hidup cukup tinggi dan memiliki masa pertumbuhan yang relatif singkat, yaitu kurang dari 2 bulan sudah dapat di panen dan dijual dengan harga yang cukup mahal. Tak heran bila bebek peking banyak dibudidayakan masyarakat di desa Modopuro, kecamatan Mojosari, karena prospek bisnisnya masih terbuka lebar dan dagingnya banyak diburu pasar.
Proses Ternak Bebek Peking
Membudidayakan bebek peking lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan bisnis ternak bebek petelur. Harga jual bebek pedaging seperti jenis peking biasanya bisa lebih mahal daripada bebek petelur yang biasanya berbulu cokelat. Untuk membudidayakannya juga tidak terlalu sulit, yang Anda butuhkan hanyalah kandang berukuran 4 x 4 meter untuk membesarkan 100 ekor bebek peking berumur lebih dari 2 minggu. Sedangkan untuk day old duck (DOD bebek) yang berumur kurang dari 2 minggu, bisa dibudidayakan di kandang kawat ram dengan ukuran 5 x 1 meter dan dilengkapi pemanas buatan. Perawatan khusus dibutuhkan pada DOD peking karena pada usia kurang dari 1 bulan, biasanya resiko kematian mencapai 10-20%. Selanjutnya setelah bebek berusia lebih dari satu bulan, resiko kematian berkurang menjadi 1%.
Untuk sumber pakan, masyarakat Modopuro, Mojosari biasa meramu sendiri pakan untuk bebek mereka. Komposisi pakan yang digunakan antara lain bekatul, tepung jagung, dedak, dan kupang (sejenis keong sawah yang terdapat di Mojosari). Pembuatan pakan dimulai dengan mencampurkan semua bahan hingga merata dan diberi tambahan konsentrat pabrik dengan perbandingan 1 : 3 (1 kg untuk konsentrat dan 3 kg bahan pakan campuran). Dari proses tersebut dihasilkan sumber pakan bebek peking dengan kadar protein mencapai 20%, pakan diberikan rutin sehari 2 kali yaitu pada pagi dan sore hari.
Dengan memberikan pakan berprotein cukup, biasanya pada umur 40 hari berat bebek peking bisa mencapai 1,5 sampai 2 kg. Sedangkan bebek peking yang berumur 60 hari (2 bulan) sudah siap dipanen dengan berat 3 kg per ekornya. Dengan masa pertumbuhan yang terbilang sangat cepat, bebek peking sering diburu para pelaku bisnis restoran atau rumah makan yang menawarkan menu spesial serba bebek. Peluang inilah yang dimanfaatkan masyarakat Modopuro, Mojosari, sehingga daerah tersebut kini dikenal sebagai salah satu pusat peternakan bebek peking yang banyak diburu konsumen.
Sumber : informasi-budidaya.blogspot.com/search/label
Ide Bisnis | Sukses Usaha di Daerah Pekalongan
Kota kecil yang berada di kawasan pantura ini mungkin sudah dikenal banyak orang dengan potensi batiknya yang sudah mendunia. Namun selain dikenal dengan kota batik, kabupaten Pekalongan juga memiliki berbagai potensi yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi untuk dikembangkan sebagai peluang bisnis. Misalnya saja seperti beragam makanan tradisional yang menyajikan beragam kelezatan kepada penikmatnya, potensi alam yang sangat cocok dijadikan sebagai objek wisata, hasil perikanan dan kelautan yang melimpah, sentra kerajinan batik dan industri tekstil yang memiliki peluang pasar cukup tinggi, serta bidang peternakan dan pertanian yang berhasil meningkatkan perekonomian masyarakat di Pekalongan.
Untuk lebih jelasnya, berikut kami informasikan pada para pembaca tentang beberapa potensi bisnis daerah yang ada di daerah Pekalongan.
Sentra Batik Pekalongan
Selain Yogyakarta dan Solo, Kabupaten Pekalongan memang memiliki peran yang cukup besar dalam mengembangkan potensi batik. Puluhan pengrajin yang aktif memproduksi batik dapat Anda temui di kampung Batik Kauman, atau di kampung Batik Pesindon. Sedangkan untuk sentra perdagangan batik, berada di daerah Setono serta beberapa pusat grosir lainnya berada di berbagai pasar serta pertokoan yang tersebar di seluruh penjuru kota Pekalongan.
Bahkan, produk batik Pekalongan tidak kalah bersaing dengan batik Solo maupun batik Yogyakarta. Sehingga produk batik Pekalongan banyak diminati pasar lokal maupun pasar internasional. Bukan itu saja, karena produknya yang berkualitas, para pedagang batik di Yogyakarta dan Solo sering mengambil batik buatan Pekalongan untuk dipasarkan di dua kota tersebut. Sehingga bisnis batik di Pekalongan mengalami perkembangan yang sangat pesat setiap harinya.
Potensi Makanan Daerah
Selain memiliki beragam corak batik yang berkualitas, Kabupaten Pekalongan juga memiliki beragam menu makanan tradisional yang potensi bisnisnya juga cukup besar. Misalnya saja seperti sego megono (nasi dicampur dengan megono yang terbuat dari nangka muda dicampur dengan parutan kelapa), garang asem (sajian berkuah dengan irisan daging kerbau di dalamnya), sauto (campuran antara soto dengan tauco), serta masih banyak lagi lainnya. Beberapa makanan tersebut menjadi salah satu potensi yang sering dijadikan sebagai peluang usaha oleh masyarakat Pekalongan. Baik dijajakan di pinggiran jalan, maupun diangkat di beberapa restoran yang ada di kota batik ini.
Potensi Bisnis Perikanan dan Kelautan
Berada di daerah pesisir pantai membuat Pekalongan memiliki sumber daya perikanan dan kelautan yang melimpah. Adanya Pelabuhan Perikanan Nusantara yang berlokasi di kelurahan Panjang Wetan, budidaya ikan tambak yang berpusat di tiga kecamatan yaitu Tirto, Wonokerto, dan Siwalan, serta budidaya ikan kolam yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Pekalongan. Menjadi bukti nyata bahwa setiap tahunnya kota Pekalongan berhasil memproduksi ratusan ribu ton ikan, dan dipasarkan dalam keadaan segar maupun diolah menjadi berbagai macam produk olahan ikan yang bernilai tinggi. Contohnya saja menjadi produk olahan teri, ikan asin, ikan pindang, ikan panggang, terasi serta bandeng presto.
Disamping produk perikanan, daerah Panjang Wetan Pekalongan juga mengolah produk rumput laut yang cukup melimpah di daerah tersebut. Setiap tahunnya para petani rumput laut dapat mengolah ratusan hingga ribuan ton, dan dipasarkan di pasar lokal maupun pasar internasional.
Potensi Bisnis Hasil Ternak
Sampai saat ini sebagian besar masyarakat di Kabupaten Pekalongan masih mengandalkan sektor peternakan sebagai salah satu sumber mata pencaharian mereka. Jenis ternak yang cukup berpotensi adalah sapi dan kerbau. Tingginya nilai ekomoni yang dihasilkan dari ternak sapi dan kerbau, membuat hampir setiap kecamatan di Pekalongan mengembangkan hewan tersebut hingga ratusan bahkan ribuan ekor. Beberapa kecamatan yang menjadi daerah unggulan di bidang ternak antara lain Kajen, Kandangserang, Kesesi, Karangdadap, Sragi, dll.
Potensi Bisnis Agribisnis
Meskipun berada di jalur pantura yang sebagian besar wilayahnya berupa pinggiran pantai, namun Pekalongan merupakan daerah tropis yang memiliki potensi agribisnis berupa buah dan sayur yang cukup produktif. Potensi yang dihasilkan seperti buah-buahan (durian, manggis, rambutan, sawo, melon), sayur-sayuran (kol, kentang, cabe), kopi, cengkeh, dan masih banyak lagi pohon kayu yang memiliki harga jual cukup tinggi.
Setelah mengenal potensi bisnis daerah Pekalongan, semoga para pembaca dapat terinspirasi untuk mengembangkan segala potensi bisnis daerah yang ada di sekitar lokasi masing-masing, dan menjadikannya sebagai peluang baru yang menjanjikan untung besar bagi setiap pelakunya. Selalu ada peluang, dimanapun Anda berada. Yang terpenting tingkatkan kejelian Anda, dan ambil peluang yang ada di sekitar Anda.
Sumber : informasi-budidaya.blogspot.com/search/label
Ide Bisnis | Sukses Bisnis Ternak Burung Puyuh
Burung puyuh merupakan salah satu jenis unggas yang bertubuh kecil, memiliki bulu yang berwarna kecoklatan dan tidak dapat terbang layaknya jenis burung lainnya. Burung puyuh sendiri berasal dari daratan Amerika, dan mulai dibudidayakan di wilayah Indonesia pada tahun 1979. Meskipun demikian, saat ini jenis burung puyuh yang banyak dikembangkan para peternak Indonesia adalah Contrunix Japonica (jenis burung puyuh dari Jepang). Mengingat jenis burung puyuh Jepang relatif lebih tahan penyakit dan memiliki kemampuan produksi yang sangat bagus.
Permintaan daging dan telur puyuh yang cukup tinggi banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai salah satu peluang bisnis ternak unggas yang menjanjikan untung besar. Hewan yang dikenal masyarakat Jawa dengan sebutan burung Gemak ini juga memiliki masa pertumbuhan yang relatif singkat yaitu sekitar 42 hari (6 minggu) saja. Dan setiap tahunnya dapat memproduksi telur sebanyak 200-300 butir. Selain itu ternak puyuh juga relatif cukup mudah dan memiliki resiko bisnis yang kecil. Sehingga tidak salah bila sebagian besar masyarakat menjadikan potensi bisnis ternak burung puyuh sebagai sumber mata pencahariannya.
Ternak puyuh tidak merepotkan
Yang perlu diperhatikan dalam berternak burung puyuh salah satunya pemilihan lokasi peternakan. Sebaiknya pilih lokasi yang jauh dari kebisingan agar burung puyuh tidak terkena stress, dan pastikan bahwa lokasi peternakan juga mendapat sinar matahari dan sirkulasi udara yang cukup baik. Selanjutnya usahakan suhu lingkungan peternakan berkisar antara 20-28° C dengan tingkat kelembapan 30-80%. Hal ini sangat penting agar lingkungan kandang benar-benar terjaga dan terhindari dari segala penyakit yang dapat menyerang burung puyuh.
Ternak puyuh petelur biasanya dilakukan di kandang yang berukuran 1 m2 dan memiliki tinggi 30-35 cm. Kandang bisa disusun 3 sampai 4 tingkat, dan tiap tingkatnya berisi 30 atau 35 ekor burung puyuh betina. Biasanya permukaan kandang dibuat dengan kemiringan 30°, sehingga lantai depan lebih rendah dari lantai belakang. Fungsinya agar telur puyuh yang dihasilkan bisa langsung turun ke penampungan telur yang ada di depan kandang.
Sedangkan untuk tempat makan dan minum sebaiknya diletakan di luar kandang, agar lingkungan tempat tinggal puyuh tidak ikut kotor. Biasanya para peternak menggunakan potongan ruas bambu dan wadah dari plastik untuk tempat makan serta minum burung puyuh. Jenis pakan yang diberikan pun berbeda, untuk puyuh usia 1-3 minggu diberi pakan Quail starter, puyuh usia 3-6 minggu diberi pakan Quail grower dan untuk puyuh yang berusia lebih dari 6 minggu diberi pakan Quail layer. Pemberian pakan pun juga terbilang sangat hemat, karena puyuh dewasa hanya diberi makan satu kali sehari yaitu pada pagi hari. Dan pemberian pakan untuk anakan puyuh dikakukan dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari.
Dengan bekal keuletan dan ketrampilan dalam membudidayakan burung puyuh, tidak ada ruginya bila Anda mengembangkan potensi bisnis tersebut di daerah tempat tinggal Anda. Karena dimanapun Anda berada selalu ada peluang yang dapat Anda manfaatkan untuk memulai sebuah usaha. Mulailah dari yang kecil, mulailah dari yang mudah,dan mulailah dari sekarang. Salam sukses.
Informasi
Berbagai mesin penetas telur dapat diperoleh :
Aneka Mesin
d/a : Jl. Baru Mulungan No. 15 Gondangan Penen Sendangadi Mlati Sleman, Yogyakarta
Call Support : Senin – Sabtu (Jam 08.00 – 16.00)
- » Phone : (0274) 6945 660
- » Phone : (0274) 4360 789
- » Telkomsel : 081-22-77-999-12
- » Indosat : 08574-33-666-88
- » XL : 0878-91-20-20-10
Fax : (0274) 4360 789
Website : http://anekamesin.com
Sumber : informasi-budidaya.blogspot.com/search/label



