101 PELUANG BISNIS KARYAWAN

Jika melihat kondisi perekonomian Indonesia sepihak dan memperhatikan serta merasakan dampak pengaruh ekonomi global ,bahwa murat maritnya pengaturan kebutuhan hidup bagi kita yang memiliki financial pas-pasan telah dibagi sesuai kebutuhan atau pos-pos rumah tangga. Tidak disangkal bahwa dana atau gaji yang diterima dalam satu bulan sangat tidak cukup,sebagai contoh pegawai berpenghasilan Rp. 2.500.000,- dengan jumlah keluarga 4 orang ( suami,istri dan 2 anak yang telah bersekolah), sangat jelas tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup alias masih kurang, hal ini jika tidak ditopang dengan penghasilan lain-lain, artinya yang bekerja seorang suami.
Untuk mengatasi hal-hal terebut hadir buku ini yang sangat membantu didalam melakukan usaha sampingan agar kebutuhan hidup dapat berjalan dengan baik, usaha sampingan banyak ragamnya dan dapat dilakukan disekitar tempat tinggal kita masing-masing, jika kemampuan kita ditopang dengan hobby, maka usaha sebagai hobby itu dapat juga dengan berlahan-lahan mendatangkan uang.
Menurut si pengarang buku ini bahwa pintu kemakmuran tidak tertutup bagi kita yang mau mencoba, cermat dalam memanfaatkan waktu, memiliki kecerdikan mencari peluang, maka kita bisa membangun kerajaan bisnis milik kita sendiri.
Buku ini juga memberi berbagai pilihan jenis usaha yang dapat dilakukan diluar jam kantor dengan modal relatif kecil dan tidak memerlukan operasional yang rumit-rumit. Dilengkapi dengan analisa dan biaya yang diperlukan untuk mengelola usaha sesuai kemampuan financial kita.
Usaha-usaha yang ditawarkan bidang jasa al; cuci sepeda motor dan mobil, dekorasi acara, potong rumput, penerjemah, les privat, info kos dan kontrakan, info lowongan kerja dll
Bidang makanan dan minuman al; caterung, menjual es batu, sea food, kedai kopi, aneka jus, air minum isi ulang dll
Bidang Budidaya al; Kantong semar, tanaman hias anthurium, budidaya ikan arwana dll
Bidang investasi,bidang produsen pakaian, bidang rental, bidang penitipan , bidang reparasi, bidang toko dll.
Agar anda tidak penasaran dan ingin mendapat petunjuk yang lebih kongkrit dapat dengan segera anda miliki buku ini dan dapat diperoleh di toko buku Gramedia.
Selamat mencoba dan sukses selalu.  

Strategi Meningkatkan Omzet dalam Bisnis Ritel

PDF Cetak E-mail
Jumat, 05 Agustus 2011 10:28
Bila entrepreneur menyimpan passion yang besar untuk mengelola bisnis, ide kreatif pun akan tercipta dengan sendirinya. Hal ini juga berlaku bagi pelaku usaha ritel yang berminat meningkatkan omzet. Dengan tekad kuat, totalitas plus kemampuan mengubah potensi di lingkungan sekitar menjadi peluang yang mendatangkan emas, pundi-pundi laba dapat terkumpul.
Grocery-StoreDalam sebuah seminar hasil kerja sama CiputraEntrepreneurship.com dengan Kementerian Perindustrian RI yang digelar pada 25-29 Juli 2011, bertajuk “Pelatihan Teknis Kewirausahaan Teknologi Informasi”, turut pula membahas penerapan ide kreatif dalam meningkatkan omzet. Beberapa macam strategi kreatif tercetus melalui studi kasus tiga pelaku bisnis ritel yang telah lama membuka toko kelontong. Pembahasan yang ditujukan untuk peserta kalangan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) ini bertujuan menumbuhkan jiwa wirausaha muda melalui passion.
Pelaku bisnis pertama.
Adalah Eddy Simin yang memanfaatkan sebagian lahan di rumahnya untuk membuka toko kelontong. Meski persaingan datang dari sejumlah minimarket, supermarket dan juga sesama pemilik toko kelontong tapi Eddy mempunyai strategi jitu untuk meningkatkan omzet serta menjaga relasi dengan pelanggannya. Ia menerapkan layanan delivery-order kepada para pelanggannya. Layanan itu memudahkan konsumen untuk membeli sejumlah kebutuhan tanpa harus susah payah datang ke toko milik Eddy. Cukup menelpon dan pesanan akan langsung dikirim hingga ke tangan konsumen. Strategi “menjemput bola” ini menguntungkan Eddy dan sukses meraup omzet sekitar Rp2-3 juta/hari di awal bulan dan Rp1-1,5 juta/hari di akhir bulan.
Pelaku bisnis kedua.
Beda dengan Eddy, strategi yang dilakukan Supriyadi adalah memberikan harga murah kepada pelanggan. Menurut pebisnis toko kelontong ini, harga murah akan menarik banyak konsumen untuk berbelanja di tokonya. Strategi ini sukses menghasilkan omzet sekitar Rp150-250 ribu/hari.
Pelaku bisnis ketiga.
Jika Eddy dan Supriyadi mengedepankan servis dan harga murah, Fitriyani lebih mengutamakan kelengkapan produk untuk meningkatkan omzet toko kelontongnya. Variasi produk yang lebih lengkap dan banyak, menurutnya, akan mendatangkan banyak konsumen. Strategi yang dijalaninnya itu meraup omzet sekitar Rp350 ribuan/hari.
Dari tiga studi kasus di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa ada beberapa strategi kreatif yang bisa diterapkan dalam meningkatkan omzet bisnis ritel, khususnya di skala toko kelontong, yakni : pelayanan prima, kelengkapan produk serta harga terjangkau. Ditunjang dengan tempat strategis serta promosi yang menarik, penerapan ketiga strategi itu dipastikan mampu meraup untung besar.

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/bina-usaha/49-rencana-bisnis/10280-strategi-meningkatkan-omzet-dalam-bisnis-ritel.html

Indahnya fulus dari kacamata tiga dimensi

Peluang Usaha

Kamis, 04 Agustus 2011 | 13:47  oleh Bambang Rakhmanto
PELUANG BISNIS KACAMATA 3D
Indahnya fulus dari kacamata tiga dimensi

Perkembangan teknologi tontontan berkualitas tiga dimensi (3D) di bioskop dan televisi mendatangkan berkah bagi pedagang kacamata 3D di Jakarta. Dalam sebulan kacamata impor dari Amerika Serikat dan China itu bisa terjual hingga 100 item dengan omzet Rp 10 juta.

Banyak tontonan berupa film sudah tersedia dalam format tiga dimensi (3D), yang menampilkan kualitas gambar yang lebih baik ketimbang film berkualitas dua dimensi.

Bahkan, sekuel terakhir film fenomenal Harry Potter juga tersedia dalam format 3D ini. Belakangan, kecanggihan teknologi 3D itu juga telah masuk rumah kita melalui televisi (TV) 3D.

Banyak pabrikan memproduksi TV yang mampu menghadirkan kualitas gambar 3D tersebut. Selain itu, format 3D juga tersedia pada sejumlah game animasi.

Tentu, agar maksimal menikmati tayangan format 3D di bioskop, TV, atau main game, perlu kacamata khusus untuk tontonan 3D. “Kalau tidak pakai kacamata, tontonan akan mengeluarkan efek berbayang,” kata Edwin Kosen, salah satu pedagang kacamata 3D di Jakarta.

Edwin sudah membuka usaha penjualan kacamata 3D sejak 2009 silam. Ia yakin peminat kacamata 3D tetap akan berkembang, terutama dari kalangan yang hobi menonton film dan juga dari kalangan yang suka bermain games animasi kualitas gambar 3D.

Secara umum, fungsi dari kacamata 3D itu adalah memisahkan gambar yang dilihat oleh dua biji mata kita. Nah, “Kacamata itu berfungsi untuk membagi gambar untuk mata kiri dan mata kanan,” terang Edwin.

Kacamata 3D tersedia dalam dua jenis, yakni jenis anaglyph dan polarized. Untuk kacamata jenis anaglyph digunakan untuk menonton film berformat 3D pada TV. Sedangkan kacamata 3D jenis polarized digunakan untuk menonton bioskop berformat 3D. “Kacamata 3D polarized juga bisa untuk menonton film dari DVD dengan film kualitas 3D,” jelas Edwin.

Dari dua jenis kacamata itu, jenis kacamata anaglyph yang paling laris. Sebab, kacamata ini banyak dicari oleh pemilik teve yang sudah memiliki kualitas gambar 3D.

Dalam sebulan, Edwin mampu menjual sekitar 70 item kacamata 3D jenis anaglyph. Adapun untuk kacamata 3D jenis polarized terjual rata-rata sekitar 30 item. Dengan demikian, total dalam sebulan Edwin bisa menjual rata-rata 100 item kacamata 3D.

Selain perbedaan jenis, Edwin juga menjual kacamata 3D berdasarkan asal negara. Untuk kacamata 3D produksi Amerika Serikat (AS), ia menjual seharga Rp 100.000 per item. “Untuk kacamata 3D buatan China saya jual Rp 70.000 per item,” kata Edwin.

Kacamata 3D buatan AS lebih mahal karena dari sisi kualitas memang lebih baik ketimbang kacamata 3D produksi China. Untuk mendapatkan pasokan kacamata itu, Edwin mendatangkannya langsung dari negara asal. “Paling laris kacamata 3D dari AS, karena bisa tahan lebih lama,” terang Edwin.

Dari sisi bentuk, kacamata 3D itu mirip dengan kacamata hitam biasa, yang dibuat dari bahan carbon fiber. Ada juga kacamata 3D yang berbahan dasar kertas. Tapi, Edwin sudah tidak menjualnya lagi. “Selain mudah rusak, pemesannya juga sedikit,” kata Edwin.

Dalam berbisnis kacamata 3D tersebut, Edwin enggan menjualnya untuk anak-anak usia di bawah 7 tahun. “Mata anak-anak itu masih dalam perkembangan, tidak baik memakai kacamata 3D,” kata Edwin.

Selain Edwin, ada pula Harry Wijaya yang berjualan kacamata 3D secara online di Jakarta. Harry yang sudah setahun berjualan kacamata 3D itu mengaku, ikut berbisnis kacamata 3D karena menjamurnya teve berformat 3D. “Kacamata impor 3D ke depan bakal semakin laris,” prediksi Harry.

Hampir sama dengan Edwin, Harry juga menjual kacamata 3D yang diimpor dari negara Paman Sam. Soal harga, ia membanderolnya mulai dari Rp 40.000 hingga Rp 100.000 per item. “Dalam sebulan rata-rata omzet saya bisa Rp 5 juta,” kata Harry.

Sumber:
http://peluangusaha.kontan.co.id/v2/read/peluangusaha/74625/Indahnya-fulus-dari-kKacamata-tiga-dimensi

5 Strategi Membangun Bisnis Online

5 Strategi Membangun Bisnis Online PDF Cetak E-mail

Rabu, 13 Juli 2011 14:54
Perkembangan teknologi memberikan kemudahan-kemudahan di segala aspek, termasuk dalam dunia bisnis. Jika dulu berbisnis harus memiliki gerai atau toko, kini hanya dengan membangun ‘toko’ di internet Anda sudah dapat melakukan transaksi jual-beli.

business_oonlineUntuk membangun bisnin online atau online store ada strategi khusus agar customer mau membrowsing produk-produk yang dijual. Berikut tipsnya seperti dikutip dari situs Wolipop.

1. URL Harus Jelas
Situs Network Solution menjelaskan, URL atau alamat website harus jelas dan mudah dibaca. Alamat online Anda merupakan elemen penting dalam pemasaran dan branding, sebagai contoh xyzshoes.com. Ini cukup menjelaskan bisnis Anda dibidang sepatu.

2. Transaksi Terjamin Aman
Set up merchant account sehingga toko online Anda aman saat memproses kartu kredit dan transaksi lainnya. Pastikan account merchant Anda setidaknya dapat menerima kartu kredit berlabel Visa, Master Card dan pembayaran Paypal, serta menerima pembayaran bank lainnya.

3. Membuat Online Store yang Menarik dan Mudah Diakses
Agar toko online Anda menarik, sebaiknya Anda bekerjasama dengan profesional web designer. Selain menarik, website Anda juga harus mudah dinavigasi oleh para customer.

4. Gambar Produk Harus Jelas
Ketika orang berbelanja online, mereka tentu ingin mengetahui segala sesuatu tentang produk yang mereka beli. Layaknya berbelanja di toko, customer ingin tahu kualitas produk. Situs BerganBlue menjelaskan, sangat penting jika gambar produk jelas dan detail. Kualitas foto sangat ditentukan di sini. Selain itu, upload beberapa foto dan ambil dari sudut-sudut yang berbeda.

5. Diskon
Untuk menarik customer, berikan penawaran-penawaran menarik, seperti memberikan diskon. Beritahu jika online store Anda sedang memeberikan diskon melalui e-newsletter, Twitter dan Facebook sebagai media promosi. (*/tribunnews)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/178-bisnis-online/9692-5-strategi-membangun-bisnis-online.html

Mark Bao, Teknopreneur Belia nan Sukses

PDF Cetak E-mail
Minggu, 19 Juni 2011 09:48
Mark Bao, saat ini berusia 18 tahun dan masih bersekolah di sebuah SMA di Boston, AS. Dalam usia semuda itu, Bao sudah memiliki 11 unit bisnis digital. Tiga di antaranya sudah berhasil dia jual.
mark_baoBao kini menjabat sebagai CEO Avecora, sebuah perusahaan yang dia gambarkan bertujuan untuk “mengubah secara fundamental cara kita berkomunikasi dan memfasilitasi interkoneksi antar semua orang dan perangkat komunikasi.” Jaringan global ini rencananya akan dia luncurkan pada 2013. Selain itu, dia juga memiliki beberapa proyek startup lain seperti Genevine, Supportbreeze, dan Classleaf.
Tidak hanya itu, berpendirian bahwa “berkontribusi balik kepada masyarakat melalui mekanisme nonprofit adalah sesuatu yang sangat penting untuk saya”, Bao mendirikan organisasi nonprofit, Genevine Foundation dan The Center for Ethical Business.
“Saya bergerak cepat. Saya ambisius. Saya hadir untuk membawa perubahan,” begitu Bao mendeskripsikan dirinya.
Dalam sebuah wawancara dengan juniorbiz.com, Bao mengatakan cita-citanya adalah mengumpulkan kekayaan hingga US$10 miliar atau Rp90 triliun. Dari jumlah itu, 80 persen akan dia sumbangkan kepada organisasi nonprofit di bidang penelitian dan bantuan kemanusiaan. “Adapun 5 persen lainnya akan digunakan untuk membantu perusahaan startup untuk tumbuh,” ucap Bao.
Bao—seorang imigran China—mulai menjadi teknopreneur sejak dia duduk di bangku kelas 5 SD. Menggunakan Visual Basic 6.0 dia menulis sebuah aplikasi sederhana untuk mengatur jadwal membuat PR dan membantu dia menulis makalah. Dia lalu mengkopi program itu ke disket dan menjualnya ke teman-teman sekolah.
Startup pertama dia diluncurkan di tahun pertamanya di SMA. Namanya Debateware.com. Ini adalah system manajemen even untuk organisasi debat. Bao dan partner bisnisnya berhasil menjual program ini ke sebuah organisasi debat terbesar di AS. (*/Vivanews) Sumber: http://www.ciputraentrepreneurship.com/entrepreneur/remaja/9128-mark-bao-teknopreneur-belia-nan-sukses.html

Usaha Akuarium Akrilik


Peluang Usaha Pembuatan Akuarium Akrilik. Kita tentu sudah terbiasa melihat bentuk akuarium kaca. Tapi, bagaimana dengan akuarium akrilik? Jangankan melihat, mungkin sebagian dari kita mendengar namanya pun belum pernah. Padahal, jika sedikit cermat, kita pernah melihat tempat tinggal ikan � ikan hias tersebut di ruang tunggu berbagai hotel atau gedung � gedung megah. Dikatakan begitu, lantaran akuarium akrilik mempunyai aneka bentuk yang menarik dan berbeda (tidak sekadar kotak atau persegi panjang) serta lebih jernih.

Sumber : Ide Peluang Usaha

Mendapatkan Domain Dot Com secara Gratis

Domain dot com adalah sebuah alamat yang diperlukan untuk membangun website di Internet, banyak sekali domain gratisan yang sebenarnya adalah sub domain seperti co.cc, co.nr, wordpress.com, blogspot.com, dan lain-lain. Domain2 seperti itu mudah sekali di dapatkan dengan hanya register pada penyedia domain (wordpress, co.cc, dll), akan tetapi domain tersebut kurang maksimal untuk kebutuhan membangun website yang profitabel. 
Domain dot com sampai hari ini menjadi primadona para web master/ internet marketir (pelaku usaha internet) untuk membangun situs profitnya. Dalam kenyataannya domain dot com tidak bisa didapatkan secara gratis (harus membeli seharga Rp. 100.000,-) untuk mendapatkannya dari penyedia domain.
Setelah banyak mencari informasi, saya menemukan website yang bisa kita gunakan untuk mendapatkan domain dot com dengan gratis meskipun dengan syarat (yang menurut saya tidak sulit untuk dipenuhi) yaitu dengan mereferralkan situs seperti yang saya lakukan sekarang. 
Caranya:
1. Klick Link FreePremiumDomain setelah itu pilih One Free Domain (ada tombol radio di bawahnya, tinggal klick aja dan lanjutkan dengan…
2. Register atau pendaftaran dibagian bawa isikan Email Lengkap anda dan Password anda untuk Login ke Cpanel FreePremiumDomain.
3. Setelah itu anda akan dibawa ke Form pendaftaran, Isi Form tersebut dengan benar.

Langkah selanjutnya adalah membuka email kita untuk login dan melihat kode referral yang telah diberikan, metelah menyimpan link(kode) tersebut, kita bisa memasangnya pada blog kita untuk mendapatkan referral sebanyak 9 orang, bisa lewat facebook kita ataupun di daftarkan di kaskus atau lintas berita. Setelah mendapatkan 9 orang maka kita akan mendapat domain yang kita daftarkan, selanjutnya kenggabungkannya dengan hosting gratisan pula, hosting gratis dapat kita peroleh di 000webhost, atau penyedia hosting gratis yang lain.  Selanjutnya kita sudah siap membangun toko Online kita 🙂

bagi agan2 sekalian semoga informasi ini bermanfaat… untuk menuju ke pendaftaran silahkan masuk ke link  di sini :),, trims untuk kesediaan agan2 sekalian mampir melihat posting saya 🙂 🙂 🙂

Mendapatkan Domain Dot Com secara Gratis

Domain dot com adalah sebuah alamat yang diperlukan untuk membangun website di Internet, banyak sekali domain gratisan yang sebenarnya adalah sub domain seperti co.cc, co.nr, wordpress.com, blogspot.com, dan lain-lain. Domain2 seperti itu mudah sekali di dapatkan dengan hanya register pada penyedia domain (wordpress, co.cc, dll), akan tetapi domain tersebut kurang maksimal untuk kebutuhan membangun website yang profitabel. 
Domain dot com sampai hari ini menjadi primadona para web master/ internet marketir (pelaku usaha internet) untuk membangun situs profitnya. Dalam kenyataannya domain dot com tidak bisa didapatkan secara gratis (harus membeli seharga Rp. 100.000,-) untuk mendapatkannya dari penyedia domain.
Setelah banyak mencari informasi, saya menemukan website yang bisa kita gunakan untuk mendapatkan domain dot com dengan gratis meskipun dengan syarat (yang menurut saya tidak sulit untuk dipenuhi) yaitu dengan mereferralkan situs seperti yang saya lakukan sekarang. 
Caranya:
1. Klick Link FreePremiumDomain setelah itu pilih One Free Domain (ada tombol radio di bawahnya, tinggal klick aja dan lanjutkan dengan…
2. Register atau pendaftaran dibagian bawa isikan Email Lengkap anda dan Password anda untuk Login ke Cpanel FreePremiumDomain.
3. Setelah itu anda akan dibawa ke Form pendaftaran, Isi Form tersebut dengan benar.

Langkah selanjutnya adalah membuka email kita untuk login dan melihat kode referral yang telah diberikan, metelah menyimpan link(kode) tersebut, kita bisa memasangnya pada blog kita untuk mendapatkan referral sebanyak 9 orang, bisa lewat facebook kita ataupun di daftarkan di kaskus atau lintas berita. Setelah mendapatkan 9 orang maka kita akan mendapat domain yang kita daftarkan, selanjutnya kenggabungkannya dengan hosting gratisan pula, hosting gratis dapat kita peroleh di 000webhost, atau penyedia hosting gratis yang lain.  Selanjutnya kita sudah siap membangun toko Online kita 🙂

bagi agan2 sekalian semoga informasi ini bermanfaat… untuk menuju ke pendaftaran silahkan masuk ke link  di sini :),, trims untuk kesediaan agan2 sekalian mampir melihat posting saya 🙂 🙂 🙂

Bisnis Ikan Arwana

Ikan Arwana Merah, yang harganya bisa mencapai belasan juta rupiah
Arwana termasuk famili ikan “karuhun”, yaitu Osteoglasidae atau famili ikan “bony-tongue” (lidah bertulang), karena bagian dasar mulutnya berupa tulang yang berfungsi sebagai gigi. Arwana memiki berbagai julukan, seperti: Ikan Naga (Dragon Fish), Barramundi, Saratoga, PlaTapad, Kelesa, Siluk, Kayangan, Peyang, Tangkelese, Aruwana, atau Arowana, tergantung dari tempatnya.

Bentuk dan penampilan arwana termasuk cantik dan unik. Tubuhnya memanjang, ramping, dan “stream line”, dengan gerakan renang sangat anggun. Arwana di alam mempunyai variasi warna seperti hijau, perak, atau merah. Pada bibir bawahnya terdapat dua buah sungut yang berfungsi sebagai sensor getar untuk mengetahui posisi mangsa di permukaan air. Sungut ini termasuk dalam kriteria penilaian keindahan ikan.
Potensi pertumbuhan arwana cukup besar, terutama dengan pemberian pakan berkadar protein tinggi. Pertumbuhan arwana di akuarium mencapai 60 cm, sedangkan di alam mencapai lebih dari 90 cm. Jenis arwana asal Amerika Selatan dapat tumbuh hingga 270 cm.
Arwana merupakan ikan perenang atas (surface feeder), ditunjukkan oleh betuk mulut. Di alam mereka berenang di dekat permukaan untuk berburu mangsa. Arwana dapat menerima segala jenis pakan untuk ikan karnivora, tetapi seringkali mereka jadi sangat menyukai salah satu jenis pakan saja, dan menolak jenis lainnya. Sebagai ikan peloncat, arwana di alam bisa menangkap serangga yang hinggap di ranting ketinggian 1-2 meter dari permukaan air. Maka pemeliharaan dalam akuarium harus ditutup dengan baik.
Arwana merupakan ikan tangguh yang dapat hidup hingga setengah abad. Permintaan yang tinggi dengan ketersediaan alam yang terbatas menyebabkan eksploitasi di alam dibatasi. CITES (Convention of International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna) menetapkan bahwa ikan Arwana Asia sebagai ikan yang mendapat perlindungan tertinggi. Berbagai jenis Arwana Asia antara lain:
1. Merah
Arwana merah berasal dari berbagai tempat di Propinsi Kalimantan Barat, seperti dari Sungai Kapuas dan Danau Sentarum yang dikenal sebagai habitat dari Super Red (Chili dan Blood Red). Perairan ini merupakan wilayah hutan gambut yang menciptakan lingkungan primitif bagi ikan purba tersebut. Akan tetapi kondisi mineral, lingkungan air gambut (black water), dan banyaknya cadangan pangan yang memadai telah mengkondisikan pengaruh yang baik terhadap evolusi warna pada ikan yang bersangkutan. Pengaruh geografis itu juga menyebabkan terciptanya variasi yang berbeda terhadap morfologi ikan ini, seperti badan yang lebih lebar, kepala berbentuk sendok, warnah merah yang lebih intensif, dan warna dasaryang lebih pekat.
Warna merah penuh tampak pada sirip ikan muda, pada bibir dan juga sungut. Menjelang dewasa, warna merah akan muncul di berbagai bagian tubuh lainnya, terutama pada tutup insang dan pinggiran sisik, sehingga tubuh ikan terlihat berwarna merah.
Arwana merah dikelompokkan dalam 4 varietas, yaitu Merah Darah (Blood Red), Merah Cabai (Chili Red), Merah Orange (Orange Red), dan Merah Emas (Golden Red). Keempat varietas ini secara umum diberi julukan Super Red atau Merah Grade Pertama (First Grade Red), meskipun dalam perkembangannya super red lebih merujuk pada Merah Cabai dan Merah Darah. Sedangkan dua varietas terakhir lebih sering di anggap sebagai super red dengan grade lebih rendah.
Perbedaan antara varitas merah cabai dan merah darah dijabarkan pada tabel berikut :
Arwana Merah Cabai
Arwana Merah Darah
Tampilan Warna Seperti merah cabai Seperti merah darah
Bentuk fisik Bentuk tubuh lebih lebar, kepala berbentuk sendok lebih panjang dan lebih ramping
Lebar tubuh relatif tetap hingga menjelang pangkal ekor, bingkai sisik yang lebih tebal menyempit secara gradual
Warna mala Mata merah dan lebar sehingga pinggiran matanya seakan menyentuh bagian atas kepala dan bagian rahang bawahnya mata lebih putih dan lebih kecil
Bentuk ekor Seperti intan (diamond) Seperti kipas
Warna pada usia muda cenderung memiliki warna dasar hijau dengan kilap metalik yang pekat memiliki kilap lebih lemah dan cenderung mirip dengan RTG muda; Bentuk tubuh lebih bulat
Pertumbuhan Lebih lambat Lebih cepat
Ciri morfologi fisik kedua jenis tersebut sudah nampak saat masih muda sehingga dapat dijadikan pedoman dalam membedakan kedua varitas tersebut.
Perkembangan warna antara Merah Cabai dan Merah Darah diketahui juga berbeda. Perbedaan waktu dalam pencapaian warna merah penuh adalah 1-2 tahun. Namun kedua varitas melalui tahapan perkembangan warna yang relatif sama yaitu melalui transisi warna orange. Beberapa arwana merah mempunyai warna pucat hingga sampai 8 tahun, baru kemudian berubah ke merah penuh dalam waktu 1 bulan. Menduga potensi arwana merah memerlukan kesabaran dan usaha yang diperoleh dari pengalaman dan kesabaran.
Varietas Merah Orange (Orange Red) merupakan salah satu varietas yang umum dijumpai. Pada saat dewasa sisik tubuhnya menunjukkan warna orange. Dibandingkan dengan Chilli Red dan Blood Red, sirip dan ekor varietas ini tidak semerah keduanya.
Merah Emas (Golden red) merupakan varietas warna lain yang umum dijumpai disamping merah orange (Orange Red). Varietas ini merupakan varietas dengan grade paling rendah. Setelah dewasa warna badannya hanyalah emas kekuningan. Warna bibir dan sirip tidak semerah Super Red, tetapi berwarna merah muda atau merah jambu.
2. Golden (Cross Back, Cross Back Golden,CBG)
Golden varietas cross back merupakan bagian dari varietas arwana golden. Varietas ini dijumpai di berbagai tempat di Malaysia, seperti Perak, Trengganu, Danau Bukit Merah dan Johor. Oleh karena itu, mereka sering diberikan julukan sesuai dengan tempat asalnya, seperti Golden Pahang, Bukit Merah Blue atau Malaysian Gold. Disebut sebagai cross back, karena varietas ini saat dewasa memiliki warna emas penuh hingga melewati punggungnya. Varietas ini harganya relatif lebih mahal bahkan paling tinggi dibandingkan lainnya karena termasuk jarang ditemui.
CBG dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan warna dasar sisik, yaitu Purple-Based (warna dasar ungu), Blue-Based (warna dasar biru), Gold Based (warna dasar emas), dan Silver-Based (warna dasar perak). Arwana Gold dengan warna dasar emas diketahui dapat mencapai warna penuh pada usia lebih muda dibandingkan dengan varietas lain.
3. Golden (Ekor Merah, Red Tail Golden, RTG).
Merupakan verietas dari arwana golden dan sering disebut sebagai Arwana Golden Indonesia (Indonesian Golden Arwana). Varietas ini dijumpai di daerah Pekan Baru, Sumatera. Berbeda dengan Cross Back Golden (CBG), warna emas pada verietas ini tidak akan berkembang hingga melewati punggung namun hanya akan mencapai baris ke empat sisik (baris sisik dihitung dari bawah, perut), atau lebih baik bisa mencapai baris ke lima. Seperti halnya verietas cross back, warna dasar sisik RTG bisa biru, hijau, atau emas. Begitu pula dengan warna bibir, ekor, dan sirip, kedua varietas ini memiliki keragaan yang sangat mirip. RTG muda memiliki warna lebih kusam dibandingkan dengan varietas cross back muda.
RTG boleh dikatakan lebih tahan banting dibandingkan dengan CBG dapat tumbuh lebih besar, dan juga lebih agresif. Jumlahnya di alam relatif lebih banyak dibandingkan dengan CBG, meskipun demikian tetap merupakan varietas yang dilindungi CITES.
CBG sekilas mirip dengan ikan arowana golden red yang berasal dari negara kita. Perbedaan yang sangat mencolok dapat dilihat jika ukuran ikan sudah agak besar dengan ukuran 20 cm lebih. Pada CBG warna emas menutupi seluruh tubuh sampai ke bagian punggung ikan ditutupi oleh ring yang berwarna keemasan. Sedangkan pada golden red (RTG) punggung nya tidak. berwarna keemasan tapi tetap hitam (kelabu).
Membedakan CBG dan RTG pada ukuran kecil (10-12 cm) sulit dilakukan dan perlu kehati-hatian. Perbedaan harga juga sangat mencolok. Harga CBG ukuran 12 cm dihargai lebih dari 10 juta, ukuran 20-25 cm berkisar 15-25 juta. Golden red berukuran 12 cm dihargai 2 juta, sedangkan ukuran 20-25 cm dihargai 2.5-3.5 juta.
4. Arwana Hijau
Arwana hijau ditemukan di Thailand, Malaysia, Myanmar, Komboja, dan juga di beberapa tempat di Indonesia. Variasi penampakandan warna bisa saja ditemukan di masing-masing daerah. Meskipun demikian secara umum dapat dikatakan bahwa pada umumnya berwarna kelabu kehijauan dangan pola garis-garis berwarna gelap pada ekor. Kepala dan mulutnya lebih besar dan lebih membulat dibandingkan dengan jenis arwana asia lainnya.
5. Banjar Merah
Banjar Merah boleh dikatakan merupakan varietas arwana merah kelas 2 dan diketahui bukan merupakan strain murni arwana merah. Penampakannya ditunjukkan oleh warna sirip yang orange pucat, ekor berwarna orange atau kuning, dan tidak memiliki warna merah di badan maupun di pipi. Sepintas Banjar Merah muda sangat mirip dengan Arwana Merah muda, sehingga tidak jarang hal ini dapat mengecoh para hobiis baru. Banjar dicirikan juga oleh bentuk kepala yang cenderung membulat dengan mulut yang tidak terlalu lancip. Perbedaan lain dapat dilihat pada tabel berikut :
Banjar Merah
Arwana Merah Muda
Warna sirip warna sirip yang lebih muda atau cenderung orange-merah pucat. merah pekat merata pada seluruh permukaan
Warna sisik Kuning atau kehijauan Mengkilap
Bingkai sirip dan tutup insang Pink tua atau seperti karat, setelah dewasa menjadi jingga atau merah Tidak ada tampilan seperti pada Banjar
Apabila ragu dalam memilih arwana, bawalah seorang yang telah berpengalaman memelihara arwana atau belilah arwana yang telah disertifikasi dan memiliki sertifikat yang sah.
6. RED SPOTTED PEARL VS JARDINI
Arowana irian (jardini) ada 2 macam. Yang umum ditemui berwarna dasar hijau dan bermutiara merah. Jenis jardini lain berwarna dasar hitam dan bermutiara emas serta lebih sulit ditemui.
Di Australia ditemukan pula jardini tipe 1 (warna dasar hijau, mutiara merah) yang disebut red spotted pearl (Scleropages leichardty). Cross back dan golden red; red spotted pearl dan jardini adalah kerabat, dengan perbedaan lingkungan yang mempengaruhi performa.
Perbedaan yang sangat mencolok adalah pada red spotted pearl, mutiara merah bertaburan secara mencolok pada tubuhnya. Sedangkan pada arowana jardini di mutiara di badannya tidak semencolok arowana red spotted pearl dari australia. Harga jardini (mutiara merah,warna dasar hijau) 12-15 cm dijual dengan kisaran harga 60-80 ribu rupiah, sedangkan arowana red spotted pearl karena langka di Indonesia dihargai 1.3-1.5 juta rupiah.
Arwana tahan terhadap serangan berbagai penyakit. Tetapi sensitif terhadap perubahan kualitas air, terutama terhadap peningkatan kadar amonia, nitrit dan nitrat.
Parameter Air.
pH. Arwana dapat hidup pada selang pH cukup lebar. Namun disarankan agar mereka dipelihara sesuai dengan kondisi aslinya di alam yaitu pada selang pH netral sampai agak masam (pH 6.0 -7.0).
Kesadahan. Arwana berasal dari perairan dengan kesadahan rendah, oleh karena itu direkomendasikan untuk memeliharanya pada selang kesadahan ini (GH 8°). Arwana silver dapat hidup pada kisaran GH 4-10.
Temperatur. Arwana direkomendasikan untuk diperlihara pada selang suhu 26 – 30 °C. Seperti halnya jenis ikan yang lain, hindari terjadinya perubahan suhu mendadak. Perubahan suhu mendadak dapat menyebabkan shock pada ikan yang bersangkutan, dan dapat memicu berbagai masalah. Suhu terlalu tinggi untuk jangka waktu lama diketahui dapat menyebabkan tutup insang menggulung, hal ini tentu akan sangat menggangggu keindahan ikan tersebut.
Pencahayaan. Sebaiknya di area terang tanpa sinar matahari secara langsung.
Arwana bukan termasuk ikan yang sulit dipelihara, hanya perlu beberapa saat setiap hari atau beberapa jam setiap minggu untuk merawat dan mencek kondisi ikan dan lingkungannya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memelihara arwana :
Wadah
1. Kolam
Pemeliharaan induk arwana sebaiknya dilakukan di kolam. tanah. Lokasi untuk kolam perlu mempetimbangkan :

  • Tanah
    Jenis Tanah yang baik adalah tanah Nat berlempung yang dapat menahan air dan mendukung pertumbuhan pakan alami.
  • Topografi
    Perbedaan derajat kemiringan antara saluran pemasukan dan pengeluaran maksimal 1%.
  • Air
    Suplai air yang memenuhi kualitas, kuantitas dan kontinuitas yang dibutuhkan.
  • Kolam yang ideal berbentuk persegi panjang dengan ukuran minimal 10x10m2. Persiapan kolam sebelum tanam yaitu :

  • Pengeringan kolam hingga dasar retak-retak
  • Pembalikan dasar kolam, perbaikan pematang
  • Pengapuran dengan dosis 50-100 gram/m2
  • Perngisian air setinggi 100 cm
  • Hujan deras dapat mengakibatkan perubahan mendadak kualitas air. Untuk mencegah kematian ikan, ganti air (setelah hujan berhenti) minimal 30% dari total volume air.
    2. Akuarium
    Sebagai ikan hias, arwana dapat dipelihara dalam akuarium. Secara umum, semakin besar ukuran akuarium akan semakin baik, karena arwana memerlukan ruang gerak yang cukup luas. Ukuran akuarium minimal 3 kali dari panjang ikan dengan lebar 1. 5 kali panjang ikan. Akuarium ditempatkan di area yang jauh dari gangguan, untuk menghindari stress pada ikan. Tutup akuarium dengan tutup yang rapat dan kuat karena arwana dapat melompat atau mendorong tutup ke luar akuarium.
    Setelah arwana berumur 4 bulan, pemeliharaan mulai dilakukan secara terpisah pada akuarium ukuran 75 x 45 x 45 cm untuk menghindari perkelahian antar ikan. Pemeliharaan 2-3 ekor arwana dalam satu akuarium perlu dihindari, mengingat sifat agresif akan menyebabkan perkelahian. Namun diperbolehkan pemeliharaan 6 ekor sekaligus, karena sifat agresif arwana menjadi sangat berkurang.
    Untuk merangsang keluarnya warna yang bagus dan pembentukan kromatofora, perlu diberikan pencahayaan buatan minimal 10-12 jam per hari. Hindari penyalaan lampu secara mendadak, yang bisa menyebabkan panik, sehingga ikan menabrak kaca atau benda lainnya dalam akuarium dan ikan menjadi terluka. Manipulasi pencahayaan sering dapat menimbulkan pantulan warna ikan dengan lebih baik. Letakkan lampu di bagian depan akuarium, dan set sudut reflektor sedemikan rupa sehingga bisa memberikan pantulan yang optimal. Banyak pilihan lampu dijual dipasaran dengan spektrum bervariasi, lampu berspektrum penuh akan secara alamiah memantulkan wama-warna alami dari ikan.
    Pada waktu 6-7 bulan setelah ikan dapat berenang bebas, ukuran mencapai 20-25 cm dan dapat dipasarkan.
    Perawatan Akuariurn
    Sebagai karnivora, arwana akan memproduksi kotoran dalam jumlah relatif banyak dengan kandungan unsur nitrogen tinggi. Oleh karena itu, kadar amonia, nitrit, dan nitrat dalam akuarium arwana sering kali menjadi masalah.
    Penggantian air dilakukan untuk memperbaiki kualitas air yang telah menurun akibat banyaknya kotoran ikan. Oleh karena itu dalam penggantian air yang menggunakan sistem siphon (menggunakan selang air) sekaligus untuk mengeluarkan sisa-sisa kotoran ikan dan juga kotoran yang melekat pada kaca. Penggantian air cukup dilakukan 2 atau 4 minggu sekali dan tidak perlu seluruh air diganti tetapi cukup sejumlah 30-50 % dari total air. Perlu diperhatikan bahwa suhu dan pH air pengganti harus relatif sama dengan air akuarium. Hindari terjadinya fluktuasi kualitas air saat melakukan penggantian air.
    Bersamaan dengan penggantian air dilakukan juga pembersihan media filter mekanik yang digunakan.
    Pakan hidup merupakan jenis pakan utama bagi arwana yang termasuk karnivora. Pakan yang diberikan hendaknya bervariasi untuk menekan resiko kekurangan gizi tertentu.
    Beberapa jenis pakan yang sering diberikan pada arwana adalah ikan hidup, udang hidup, potongan udang segar, potongan daging ikan segar, serangga (jangkrik, kecoa, kelabang), cacing/ulat (cacing sutera, cacing tanah, cacing darah, ulat hongkong) dan kodok.
    Penggunaan pakan hidup perlu didahului dengan tindakan karantina yang memadai untuk menghindari masuknya bibit penyakit. Terutama pakan hidup yang berasal atau hidup dalam air, seperti udang, ikan, atau kodok. Hindari memberikan serangga atau kodok mati, kecuali anda yakin betul tidak berasal dari area tercemar insektisida.

    Sebelum memberikan pakan hidup, bagian-bagian tubuh pakan yang diperkirakan dapat melukai mulut ikan dibuang terlebih dahulu. Seperti kaki belakang kecoa dan jangkrik, atau rostrum (duri pada kepala) udang. Dapat juga pakan hidup tersebut dilemahkan sebelum diberikan pada ikan, agar tidak terjadi “kejar-mengejar” berlebihan dalam ruang akuarium yang sempit. Arwana yang mengalami kelebihan pakan dalam jangka lama, akan kehilangan nafsu makan selama beberapa hari bahkan beberapa minggu.
    Pakan buatan merupakan hasil ramuan dengan komposisi yang mencukupi kebutuhan gizi bagi pertumbuhan arwana dengan cara melatih dan membiasakan agar arwana mau memakannya.
    Teknik Pemisahan Skala Kecil di Kolam Semen

    1. Pemeliharaan Induk
    Induk dipelihara dalam kolam berukuran 5 x 5 m dengan kedalaman air 0,5-0,75 m. Kolam ditutup plastik setinggi 0,75 m untuk mencegah lompatan ikan.

    Ruangan pemijahan dibangun di pojok perkolaman dan ditambah dengan beberapa kayu gelondongan untuk memberikan kesan alami. Batu dan kerikil dihindari karena dapat melukai ikan atau dapat tercampur pakan secara tidak sengaja.
    Kolam pembesaran dibangun di area tenang dan ditutup sebagian, dan dijauhkan dari sinar matahari langsung. Induk dipelihara dalam kolam pembesaran hingga mencapai matang gonad.
    Pengelolaan Kualitas Air
    Kualitas air dijaga agar mendekati lingkungan alami arwana yaitu pH 6,8-7,5 dan suhu 27-29 C. Penggantian air dilakukan sebanyak 30-34% dari total volume dengan air deklorinisasi.
    Pemberian Pakan
    Keseimbangan gizi sangat penting bagi kematangan gonad dan pemijahan. Induk diberikan pakan bervariasi yang mengandung kadar protein tinggi. Pakan diberikan setiap hari dalam bentuk ikan/udang hidup atau runcah, dan ditambah pelet dengan kadar protein 32 %. Jumlah pemberian pakan per hari adalah 2 % dari bobot total tubuh.
    Kematangan gonad
    Matang gonad terjadi pada umur 4 tahun dengan panjang tubuh 45-60cm.
    Pemijahan terjadi sepanjang tahun, dan mencapai puncaknya antara bulan Juli dan Desember. Induk jantan di alam akan menjaga telur yang sudah dibuahi dalam mulutnya hingga 2 bulan ketika larva mulai dapat berenang.
    Arwana betina mempunyai ovarium tunggal yang mengandung 20-30 ova besar dengan diameter rata-rata 1,9 cm dengan kematangan berbeda-beda. Induk jantan dewasa juga mempunyai sebuah organ vital menyerupai testis.
    Pembedaan Kelamin
    Juvenil sulit dibedakan jenis kelaminnya. Perbedaan akan muncul setelah ikan berukur 3-4 tahun.
    Pembedaan jenis kelamin diketahui melalui bentuk tubuh dan lebar mulut. Arwana jantan mempunyai tubuh lebih langsing dan sempit, mulut lebih besar dan warna lebih mencolok daripada betina. Mulut yang melebar dengan rongga besar digunakan untuk tujuan inkubasi telur. Perbedaan lain adalah ukuran kepala jantan relatif lebih besar, sifat lebih agresif termasuk dalam perebutan makanan.
    Kebiasaan Pemijahan
    Tingkah laku arwana sangat unik selama masa pengenalan lain jenis. Masa ini berlangsung selama beberapa minggu atau bulan sebelum mereka mulai menjadi pasangan. Hal ini dapat diamati pada waktu malam, ketika ikan berenang mendekati permukaan air. Arwana jantan mengejar betina sekeliling kolam, terkadang pasangan membentuk lingkaran (hidung menghadap ke ekor pasangan).
    Sekitar 1-2 minggu sebelum pemijahan, ikan berenang bersisian dengan tubuh seling menempel. Terjadilah pelepasan sejumlah telur berwarna jingga kemerahan, Jantan membuahi telur dan kemudian mengumpulkan telurdi mulitnya untuk diinkubasi sampai larva dapat berenang dan bertahan sendiri. Diameter telur 8-10 mm dan kaya akan kuning telur dan menetas sekitar seminggu setelah pembuahan. Setelah penetasan, larva muda hidup dalam mulut jantan hingga 7-8 minggu sampai kuning telur diserap total. Larva lepas dari mulut dan menjadi mandiri setelah ukuran tubuh 45-50 mm.
    2. Panen Larva
    Inkubasi telur secara normal adalah membutuhkan 8 minggu. Untuk memperpendek waktu, telur yang sudah dibuahi dapat dikeluarkan dari mulut pejantan 1 bulan setelah pemijahan. Induk jantan ditangkap dengan sangat hati-hati dengan jaring halus lalu diselimuti dengan handuk katun yang basah untuk menghindari ikan memberontak dan terluka.
    Untuk melepaskan larva dari mulut induk jantan, tarik perlahan bagian bawah mulut dan tubuh ditekan ringan. Larva dikumpulkan dalam wadah plastik dan diinkubasikan dalam akuarium. Jumlah larva yang dapat mencapai 25-30 ekor.
    Teknik Pembenihan
    Setelah dikeluarkan dari mulut pejantan, larva diinkubasikan dalam akuarium berukuran 45x45x90 cm. Temperatur air 27-29 °C menggunakan pemanas thermostat. Oksigen terlarut 5 ppm (mg/ I) menggunakan aerator bukaan kecil.
    Untuk mencegah infeksi akibat penanganan larva, dalam air dilarutkan Acriflavine 2 ppm. Menggunakan teknik pembenihan in vitro ini, Survival Rate (SR) yang didapat sampai tahap ikan dapat berenang adalah 90-100 %.
    Selama periode inkubasi, larva tidak perlu diberikan pakan. Beberapa minggu pertama selama kuning telur belum habis, biasanya larva hampir selalu berada pada dasar akuarium. Larva mulai berenang ke atas bertahap ketika ukuran kuning telur mengecil. Pada minggu ke delapan, kuning telur hampir terserap habis sehingga larva mulai berenang ke arah horizontal. Pada tahap ini, pakan hidup pertama harus mulai diberikan untuk mencegah larva saling Ketika ukuran larva mencapai 8,5 cm atau berumur 7 minggu, kuning telur terserap secara penuh dan larva dapat berenang bebas.
    Pemeliharaan Larva
    Tambahan pakan hidup yang dapat diberikan seperti cacing darah atau anak ikan yang ukurannya sesuai bukaan mulut arwana.
    Larva yang telah mencapai panjang 10-12 cm dapat diberikan pakan seperti udang air tawar kecil atau runcah untuk mengimbangi kecepatan tumbuhnya.
    Teknik Transportasi
    Arwana bila gelisah gampang sekali melakukan “jumping” atau menabrak-nabrak. Bila satu saja sisiknya terlepas akan terlihat kurang indah. Juga bisa mengakibatkan sirip robek dan patah.
    Tubuh yang rusak bisa mengalami regenerasi, namun mungkin pula menjadi cacatdan mengurangi keindahan penampilan, apalagi ada hal-hal yg bisa memperparah luka-lukanya (misalnya infeksi, pertumbuhan bekas luka yg lambat/delay). Untuk itu arwana perlu dilumpuhkan agar tidak dapat berontak dalam proses pemindahan antar akuarium maupun transportasi jarak jauh. Dosis pembiusan diatur sedemikian rupa bergantung keperluan. Untuk transportasi jarak jauh, arwana dilumpuhkan gara tidak dapat berontak namun tidak sampai terbalik dan masih bisa berenang. Pemindahan antar arwana akuarium menggunakan dosis ringan, yang penting arwana tidak dapat berontak.
    1. Persiapan Pre-anestesi :
  • Puasakan arwana selama 1-2 hari.
  • Lama puasa bergantung ukuran tubuh, jenis dan kebiasaan arwana buang kotoran (lancar atau tidak). Semakin besar ukuran arwana maka semakin lama waktu puasa, untuk menghindari arwana muntah atau mengeluarkan kotoran.Untuk arwana berukuran kecil (
  • Siapkan air tampungan yang sudah teraerasi minimal 24 jam.
  • Kondisi arwana tidak mengalami gangguan pernapasan, tidak ditemukan kelainan pada tutup insang.
  • Alat dan bahan :
    • Plastik dengan lebar sepanjang badan arwana.
    • Wadah bak untuk tempat kantong plastik yang berisi arwana
    • Air segar, air yang telah diaerasi yg mencukupi minimal 24 jam. Hindari bahan-bahan kimia lain yang terlarut.
    • Bahan : Aquadine” cair
    Prosedur Pelaksanaan :
  • Tangkap arwana dalam akuarium dengan tenang kantong plastik.
  • Masukkan cairan bius dalam plastik kira-kira 1 cc/lt.
  • Bila sudah terlihat tidak bisa melompat, angkat kantong plastik.
  • Perhatikan apakah perlu ditambahkan lagi cairan bius untuk
    menurunkan kesadaran sampai arwana menjadi terbalik, tunggu reaksi bius beberapa menit.
  • Jaga arwana selalu tenggelam dalam air, untuk menghindari kembung.
  • Bila sudah tidak berontak, perhatikan gerakan tutup insang harus terlihat bergerak. (Dalam waktu kurang dari 5 menit, arwana mulai gelisah dan kehilangan keseimbangan dan tidak banyak bergerak. Karena bagian tubuhnya yg berat ada di bagian atas, maka arwana mulai terbalik. Badannya mulai kaku/ kejang. Perhatikan gerakannya, terutama gerakan insang yg menunjukkan masih adanya usaha untuk bernapas.
  • Untuk keperluan foto dan pengukuran, angkat ke tempat yang telah dipersiapkan dan lakukan secepat mungkin, bila terlalu lama di luar air bisa kembung.
  • Paska Pembiusan :
    • Masukkan kembali ke dalam akuarium dengan air yang tidak mengandung bahan kimia lain. Jaga di bawah kucuran air, dalam air dekat permukaan.
    • Arwana mulai siuman, jaga jangan sampai terbentur benda-benda di sekelilingnya.
      Efek samping :
    • Obat bius tanpa pengenceran yang mengenai sisik arwana menyebabkan iritasi selaput lendir dan menimbulkan alergi pada beberapa orang.
    • Bila arwana kembung, bisa disiapkan larutan daun ketapang kering yang tua dituangkan dalam akuarium, suhu dinaikkan level air direndahkan. Arwana yang kembung dicirikan tidak dapat menyelam ke dasardan berenang nungging.
    • Bila pembiusan terlalu dalam biasanya gerakan tubuh mulai jarang, gerakan insang juga demikian. Pembiusan lebih dalam lagi akan mengurangi kekejangan otot, saat tersebut insang juga tidak ada gerakan, ikan berada pada posisi mengambang. Untuk mengatasinya tambahkan air segar untuk mengencerkan dosis obat bius atau di ceburkan ke tank bersih dibawah kucuran air.
    Sumber: Buku Budidaya Ikan Arwana, Direktorat Jenderal P. Budidaya http://rawabelong.com