Sluke-30 anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Rukun Tani di Kecamatan Sluke mendapat pelatihan tentang sekolah lapang iklim (SLI) pada tanaman padi, jagung, dan melon. Pelatihan di laksanakan selama 2 hari, yang di gelar di aula BPP Kecamatan Sluke.
Kordinator BPP Kecamatan Sluke Marsam menjelaskan, pelatihan kali ini di fokuskan pada pencegahan dan cara penanggulangan pada 3 tanaman, yakni padi, jagung dan melon di kerenakan ke 3 komoditas tersebut banyak di berdayakan oleh petani.
Beberapa hama pada tanaman padi yang perlu di waspadai petani adalah hama kresek dan batang coklat, bila lahan sudah di serang hama tersebut petani bisa langsung mengambil tindakan dengan cara mengeringkan lahan terlebih dahulu sebelum di tanami kembali. Langkah ini dimaksudkan agar hama kresek yang ada dalam tanaman padi bisa mati dengan sendirinya,
Sementara hama pada tanaman jagung yang perlu diwaspadai adalah hama bule dan busuk pangkal pada tanaman melon. Untuk dua tanaman tersebut hampir sama cara penanggulanganya yakni bisa di cabut agar tidak menyebar ke tanaman lainya.
Marsam Menambahkan selain teori, para petani mendapatkan praktek lapangan pada tanaman melon dan jagung di areal lahan milik Sukri dan Maman warga desa sanetan, para anggota mengadakan pengamatan pada tanaman selama 10 hari, untuk mengetahui hama penyakit yang menyerang tanaman tersebut dan langkah penanggulangannya.