Cara membedakan kura-kura jantan dan betina

tortoise-color.gifubuh Kura-kura dilindungi oleh sejenis pelat tulang yang membentuk cangkang serupa Batok yang menempel di ‘Punggung’nya (bony shell), ada dua pelindung bagi tubuh kura-kura. dibagian atas, berupa Karapas dan bagian bawah tubuhnya di sebut Plastron. Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras, dan tersusun seperti genting; sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung.

Kura-kura bukan hanya pembiak yang antusias, tetapi juga memiliki karakteristik seksual eksternal yang sering menyulitkan mahluk lain selain kura-kura untuk menentukan yang mana jantan dan yang mana betina.
Pada Beberapa Spesies, jantan dan betina dapat dibedakan tortoise2.jpgdari ukuran ekor, biasanya ekor pada kura-kura jantan lebih panjang, tapi Ukuran Betina lebih besar bila dibandingkan dengan jantannya. Kura-kura Jantan dapat dikenali juga dengan adanya lekukan pada plastronnya atau cangkang bagian bawah. lekukan ini akan pas dengan bagian belakang kura-kura betina, kura-kura betina memiliki plastron yang datar atau cembung. Untuk membuahi telur betina, kura-kura jantang menyembunyikan organ seksualnya di dalam kloaka atau saluran pembuangan. Saat membuahi betina posisi jantan itu sendiri berada diatas betina dan sering kali mencengkram cangkang atas atau karapas betina dengan dengan cakarnya, kemudian mengaitkan ekornya hingga lubang kloaka jantan bertemu dengan kloaka betina. Seringkali lusinan telur berkembang secara internal dan biasanya diletakkan dan dikubur dalam tanah berpasir.
Fertilisasi terkadang didahului oleh ritual percumbuan yang rumit, dimulai dengan demonstrasi tarian selama berjam-jam lalu diikuti kopulasi yang hanya berlangsung beberapa menit. Kura-kura betina dapat menyimpan sperma jantan untuk membuahi telurnya, kadang-kadang telur dibuahi setelah bertahun-tahun kemudian.

Cara Merawat Kura-Kura

Cara Merawat Kura-Kura

Seperti banyak reptil dan amfibi lainnya, kura-kura cukup menarik bagi anak-anak untuk memelihara. Namun demikian, banyak orang membeli kura-kura hanya karena didasarkan pada “faktor trend”, tanpa memperhitungkan kebutuhan khusus kura kura tersebut. Bila Anda membeli kucing atau anjing, selalu ada beberapa persiapan yang cukup matang untuk memastikan kesehatan si hewan

Kesehatan Dana Penyakit Pada Kura-Kura Brazil

Kesehatan Dana Penyakit Pada Kura-Kura Brazil

Lebih dari 85% semua penyakit-penyakit yang ditemukan pada kura-kura adalah hasil dari akibat rendahnya kebersihan perawatan atau rendahnya gizi makanan dan kadang-kadang disebabkan oleh keduanya. Air yang kotor atau pengaturan suhu yang salah sering terjadi dan tidak dapat dijadikan sebagai alasan. Air yang bersih dan suhu yang cocok dapat

Cara Merawat kura – Kura Brazil

Penyebaran

Kura-kura ini merupakan hewan asli di daerah selatan Amerika Serikat dan sekarang telah ditemukan di banyak tempat di dunia. Mereka dibawa oleh orang yang membelinya sebagai hewan peliharaan yang kemudian dilepaskan ke alam bebas ketika mereka telah memutuskan untuk tidak mau memeliharanya lagi. Dan ini menyebabkan masalah besar. Seperti yang terjadi di Eropa selatan, kura-kura

KURA-KURA, LABI-LABI DAN PENYU


Ketiga nama hewan tersebut sering membuat kita bingung, bahkan sering kali salah sebut. Ketiganya memang masih bersaudara. Kura-kura, labi-labi dan penyu hampir semua bisa berenang, tetapi untuk kura-kura ada dua jenis yaitu kura-kura darat yang habitat hidupnya hampir seluruhnya di darat, sedangkan untuk kura-kura air yang sering disebut hewan semi aquatic ini habitatnya separuh di darat dan separuhnya di habiskan di air.

Sedangkan untuk labi-labi seluruh hidupnya dihabiskan di dalam air yang dangkal, ya karena mereka bernafas dengan paru-paru bukan ingsang seperti ikan, jadi sekali waktu masih perlu muncul ke permukaan untuk ambil udara segar lalu di simpan dalam karapasnya untuk dipakai bernafas di dalam air.

Bagaimana dengan penyu?
Penyu habitat utamanya adalah di lautan lepas, ke darat hanya setiap 2-3 tahun sekali untuk bertelur. Setelah itu penyu kembali kelautan lepas lagi. Dan yang lebih menarik lagi penyu akan bertelur di daerah di mana dulu dia dilahirkan, jadi kalau daerah tempat bertelur penyu rusak, pasti akan menyebabkan berkurangnya populasi penyu apalagi di tambah dengan perburuan liar yang tidak terkendali.

baca selengkapnya