Bekerja di semarang Pulang Tak Bernyawa

Sarang-Hampir empat bulan bekerja sebagai tenaga kasar di Semarang, Daniatil Karim bin Basir, 18 tahun warga desa Bajingjowo kecamatan Sarang, pulang dalam kondisi tak bernyawa. Jenazah korban tiba di rumah hari Sabtu kemarin sekira pukul 8 malam, kemudian segera dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.


Ayah korban Basir 50 tahun yang tak mendapat kejelasan penyebab kematian anaknya tidak menerimakan hal itu, lantas melapor ke Mapolsek Sarang. Kepada petugas dia menceritakan malam itu saat sedang menonton televisi bersama anggota keluarga tiba-tiba dikejutkan dengan datangnya tamu yang mengaku bernama Edi Setiawan warga Kelurahan Wonosari Kecamatan Ngaliyan, Semarang.


Edi mengaku selaku mandor tempat anaknya bekerja. Kedatangannya bersamaan mobil ambulance yang mengangkut jenazah anaknya. Kepada keluarga korban, Edi memberitahukan jika Daniatil meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Tentu saja seluruh keluarga korban kaget dan syock karena sebelumnya tidak menerima atau diberi kabar oleh siapapun terkait kematian korban


Lantaran pulang tinggal nama dan sebab kematiannya tak jelas, akhirnya Basir melapor ke Polsek Sarang. Usai menerima laporan, Kanit Reskrim Polsek sarang Aiptu Joko Susilo mencoba mengontak Polsek Ngaliyan. Dari informasi diperoleh keterangan di tempat kerja korban yakni usaha tepung tapioka diketahui ada kejadian namun tidak dilaporkan pemiliknya, informasi tersebut justru diperoleh dari warga setempat.


Oleh karena itu Edi Setiawan yang datang bersama tiga pekerja rekan korban, masing-masing Rudi, Anwar, dan Jumari, juga dimintai keterangan oleh petugas. Mereka menceritakan, Sabtu sekira pukul 11 dengan korban dan tiga rekannya itu memuat pesanan ke salah satu pelanggan. Tiga rekan tadi turun dari samping truk, sedangkan Daniatil turun dari belakang.


Dump truk yang telah diparkir dan hendak bongkar muatan tiba-tiba mundur dan menabrak korban hingga terluka parah. Selanjutnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Tugu Semarang, namun baru beberapa menit tiba, korban akhirnya meninggal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *