Bagaimanakah wajah Iptek kita?

Sosialisasi Survei Litbang Sektor Pemerintah di Bandung


“Negara manakah yang menyediakan anggaran litbang (persentase terhadap PDB) terbesar di dunia? Jawabnya Israel. Dan negara manakah yang memiliki SDM (rasio peneliti dan perekayasa per juta penduduk) terbesar di dunia? Jawabnya Finlandia, negeri penghasil handphone yang digandrungi itu,” ungkap Sigit Asmara Santa, dari Kementerian Riset dan Teknologi, mengawali sosialisasi pelaksanaan Survei Penelitian dan Pengembangan Sektor Pemerintah, dengan mengutip laporan Bettelle yang dimuat dalam RdanD Magazine 2010.
Sosialisasi pelaksanaan Survei Penelitian dan Pengembangan Sektor Pemerintah khususnya terhadap aktivitas litbang dan aspek pengelolaan lembaga litbang tahun 2010 tersebut, diikuti oleh lembaga-lembaga litbang yang berasal dari Bandung, Lembang dan Sukamandi, dan dilaksanakan di Balai Besar Tekstil Bandung pada 13 Juni 2011. Hadir dalam acara tersebut para pejabat dan peneliti senior dari dari Balai Besar Keramik, Besar tekstil, BTPT Jawa Barat, Balitsa Lembang, Balai Besar Barang dan Bahan Teknik, Balai Besar Logam dan Mesin, Balai Besar Tanaman Padi Subang. Rancangan survei yang diprakarsai oleh Kementerian Riset dan Teknologi itu merupakan hasil kerja sama dengan LIPI. Survei dikoordinasikan oleh Deputi Kelembagaan Iptek, Kementerian Riset dan Teknologi yang pelaksanaannya dibantu oleh 24 konvener perwakilan dari setiap lembaga yang disurvei.
Secara keseluruhan responden yang disurvei meliputi seluruh lembaga litbang yang berasal dari 28 Lembaga Pemerintah Kementerian (LPK) dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK). Data hasil survei aktivitas dan tata kelolaan lembaga litbang diperlukan untuk bahan perumusan kebijakan dan sebagai dasar untuk penetapan strategi kebijakan intervensi yang tepat agar lembaga litbang, sebagai salah satu unsur penting dalam penguatan sistem inovasi nasional, lebih berperan nyata bagi kepentingan masyarakat pengguna.
Melalui instrumen pertanyaan dalam kuesioner ini ingin diketahui gambaran umum kegiatan litbang di sektor pemerintah yang digunakan sebagai sumber informasi yang sangat penting untuk penyusunan kebijakan dan evaluasi iptek nasional.
Bagaimanakan potret kekuatan SDM peneliti lembaga litbang kita dewasa ini? Bagaimanakah tingkat kompetensi peneliti kita dalam menjalankan amanah tugas dan fungsi yang diemban lembaga litbang? Seberapa besarkah sesungguhnya perhatian pihak manajemen lembaga litbang dalam upaya meningkatkan kompetensi SDM peneliti? Seberapa besarkah alokasi riil DIPA yang benar-benar diperuntukkan kegiatan penelitian? Seberapa besarkah kapasitas dan kapabilitas lembaga litbang di Indonesia dalam perannya sebagai salah satu elemen penting dalam sistem inovasi nasional (SINas)? Dan berbagai pertanyaan lainnya terkait aktivitas dan aspek pengelolaan lembaga litbang di Indonesia, dicoba untuk diungkap melalui berbagai pertanyaan dalam survei ini. Melalui survei ini pula, wajah iptek kita akan dipotret lebih detil dibandingkan dengan potret hasil survei yang telah dilakukan Ristek 2004-2007, yang sempat terhenti itu. Diharapkan survei ini akan dapat dilakukan secara kontinu dan berkala sehingga dapat dimonitor perubahannya melalui pengukuran dan pemilihan indikator iptek yang tepat dan yang menjadi konsensus nasional. Survei ditargetkan mampu menjaring 95 persen responden yang mengembalikan isian materi survei dengan data yang benar dan sahih.
Selengkap dan sedetil apapun pernyataan termuat dalam kuesioner tidak selalu dapat mengungkap seluruh gambaran persoalan esensial yang dihadapi oleh lembaga litbang. Karena itu model sosialisasi survei litbang sektor pemerintah dilakuan tidak hanya searah, tetapi bersifat interaktif dan dialogis sehingga diharapkan mampu untuk mengungkap berbagai persoalan laten lembaga litbang. (Ad3-Dep1/ humasristek)
» Kontak : Pappiptek
Sumber:  Rabu, 15 Juni 2011, http://www.lipi.go.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *