Rembang-Ratusan tanaman tergolong unik meramaikan bursa lomba tanaman hias bonsai di lapangan serba guna komplek Makodim Rembang. Lomba dijadwalkan berlangsung 6 hari, mulai Sabtu hingga Kamis, 7-12 Mei 2011, memperebutkan Piala Dandim. Lomba tanaman bonsai merupakan kerja bareng komunitas penggemar tanaman bonsai dengan Kodim 0720 Rembang, dibuka secara resmi oleh Bupati Rembang H Moch Salim, Sabtu lalu.
Disela kegiatan Komandan Kodim 0720 Rembang letkol ARM Deddy Jusnar Hendrawan mengatakan, komunitas bonsai di Kabupaten Rembang sebetulnya berpotensi memamerkan hasil kreasinya dan mereka juga membutuhkan dukungan untuk menggelar event pameran/kontes. Oleh karena itu Ia mengambil inisiatif dan menggelar pertemuan dengan sejumlah pecinta bonsai serta beberapa pengusaha, akhirnya tercapai kesepakatan mengadakan lomba.
Kontes Tanaman Bonsai Piala Dandim diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah. Waluyo salah satu penggemar tanaman bonsai menuturkan, lomba bonsai disamping untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap karya seni juga mendorong masyarakat pecinta agar muncul minat berkreasi dalam rangka menghasilkan komoditas yang mampu meningkatkan perekonomian
Menurut Waluyo yang juga bos Kacang Garuda itu, dengan adanya lomba tersebut ,kreasi komunitas pecinta bonsai lebih dikenal dan diminati masyarakat. Kedepan bisa menjadi komoditi agrobisnis unggulan. Karena satu tanaman bonsai yang memiliki seni estetika, kreasi dan emajinasi tinggi bisa laku mahal hingga puluhan juta rupiah.
Sementara itu Yulianto salah satu juri lomba menuturkan dalam penilaian lomba nanti biasanya ada beberapa criteria. Diantaranya gerak dasar, kematangan dan total performance tanaman bonsai.
Selama tiga hari lomba digelar didatangi ratusan warga Rembang dan sekitarnya, bahka tak sedikit yang melakukan transaksi membeli tanaman hias tersebut. Dalam pantauan, jenis tanaman bonsai yang disukai meliputi kawis batu, jeruk kikit dan asem jawa, mulai dari harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah.