Sebelum memulai usaha, seringkali kita melihat-lihat apakah jenis usaha ini sudah banyak pelakunya?. Hal seperti ini wajar saja, kita memang harus pintar-pintar menganalisa tentang prospek kedepanya usaha yang akan kita kelola. Tetapi banyak juga yang memulai usaha justru hanya sekedar ikut-ikutan karena melihat dari banyaknya pelaku bisnis di bidang tersebut dan kelihatanya sukses.Disinilah sebenarnya pesaing itu diperlukan dalam mengembangkan eksisensi sebuah usaha. Kompetitor sebagai pendatang baru selalu pasang harga dengan lebih rendah, dengan harapan segera bisa merebut hati pasar. Teori seperti ini adalah model penguasaan pasar yang sangat konvensional sekali, yang menurut saya bisa di bilang model pemikiran yang sangat bodoh dan ketinggalan jaman. Mengapa demikian? Karena dengan menjual hasil produksi kita dengan sangat murah itu tentu saja sebenarnya kita sudah banyak sekali kerugian, mungkin rugi biaya operasional, rugi tenaga dan yang jelas tidak bisa digantikan adalah rugi waktu.
Dengan adanya kompetitor tersebut kita bisa saja memanfaatkannya untuk meningkatkan citra atau image tentang produk kita. Memang membentuk brand image ini perlu waktu yang lama, tetapi karena terbentuknya oleh waktu yang cukup lama maka bisa pudar pun akan perlu waktu yang lama. Kalau belajar dengan melihat perusahaan besar, seringkali mereka justru membuat produk yang sama dengan merek yang berbeda. Ini memang sengaja di buat untuk membuat kompetisi sehingga konsumen punya pilihan. Jadi sebagai pelaku bisnis pintar-pintar lah anda memanfaatkan kompetitornya untuk membuat bisnis anda semakin berkibar.
Terbukti , Teruji dan Terpercaya
Digunakan Acuan Peternak dan Pedagang di Indonesia
Aktivasi 1 bulan Rp. 50.000,-
Aktivasi 2 bulan Rp. 100.000,-
Aktivasi 6 bulan Rp. 250.000,-
Aktivasi 1 tahun Rp. 500.000,-