Penggemar Bonsai membentuk PAREM

Rembang-Kontes tanaman bonsai yang berlangsung 7 hari, Sabtu hingga Kamis, 7-12 Mei berlangsung sukses. Ajang tersebut pagi tadi ditutup secara resmi oleh Kapolres Rembang AKBP Adhy Fandy Ariyanto, dan ditindak lanjuti membentuk wahana bagi penggemar tanaman hias dalam wadah Penggemar Agribisnis Rembang/PAREM.


Fery salah satu panitia kontes bonsai menyebutkan, setiap hari sedikitnya seratus lima puluh orang menyaksikan lomba tanaman bonsai yang digelar di komplek Makodim Rembang. Tercatat transaksi sejumlah Rp 12 juta selama ajang dilaksanakan.


Menurut Fery, transaksi sebatas pada bibitan tanaman bonsai dibawah usia 1 tahun. Sementara pemilik bonsai tidak menjualbelikan hasil koleksinya, karena keikutsertaannya hanya ingin memamerkan hasil kreasinya.


Terpisah, Komandan Kodim 0720 Rembang Letnan Kolonel ARM Deddy Jusnar Hendrawan menjelaskan, pihaknya tidak ingin komunitas kolektor tanaman bonsai tidak mempunyai organisasi. Oleh karena itu dia mengusulkan dibentuk wadah bagi penggemar tanaman hias.


Atas inisiatifnya pula, wahana bersatunya kolektor tanaman hias diberi nama penggemar Agribisnis Rembang atau PAREM.


Untuk sementara pemilik rumah makan Hien terpilih sebagai ketua dan Mamik selaku wakil ketua. Dalam waktu dekat anggota Parem akan bertemu dan menggelar rapat perdana dengan agenda membentuk kelengkapan struktur organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *