Kaliori-Memasuki bulan keenam para petani garam merasa lega lantaran lahan tambak yang sudah sekilan lama dibiarkan nganggur kini oleh sebagian petani sudah mulai digarap. Aktifitas ini sesuai dengan hitungannya pada bulan ke enam ini sudah memasuki musim kemarau. Sehingga mereka sudah bisa memuali masa persiapan menggarap pembuatan garam.
Tarso salah satu petani penggarap tambak garam asal desa Bogoharjo kecamatan kaliori menuturkan, lahan tambak yang selama ini dibiarkan nganggur kini sudah mulai digarap untuk membuat garam.
Menurutnya, Proses pengolahan pembuatan garam di tambak membutuhkan waktu sekitar 20 hari, dimulai dengan menggaru lahan tambak, kemudian dipadatkan dan selanjutnya diberi air laut. Langkah ini dilakukan agar garam hasil panennya nanti bisa berwarna putih.
Sementara itu mulai memasuki musim kemarau ini oleh sebagian petani garam wilayah kecamatan kaliori teklah dimanfaatkan untuk membuat garam. Bahkan mereka sudah ada yang mulai memanen hasil garam,walaupun hasilnya masih sedikit. Kondisi ini tentunya akan membawa angin segar bagi petani garam yang sudah lama dinanti-nantikan.