Dalam kondisi normal sistem kekebalan tubuh memproduksi protein yang disebut ANTIBODI untuk melawan virus, bakteri dan dan benda-benda asing lainnya (ANTIGEN). AUTOIMUN adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh tidak MAMPU membedakan jaringan dan sel tubuh dari virus dan bakteri serta antigen. Oleh karena itu maka sistem kekebalan tubuh lalu membentuk antibodi untuk menyerang jaringan dan sel tubuh sendiri. Anti bodi yang menyerang tubuh sendiri itu disebut AUTO-ANTIBODI. Auto-antibody akan menyebabkan radang, sakit dan kerusakan anggota tubuh, misalnya, kulit, tulang, sendi, paru-paru, jantung, darah, ginjal, otak dll. Radang atau meriang adalah gejala utama orang-orang yang menderita penyakit autoimun.
LUPUS adalah salah satu jenis penyakit AUTOIMUN nama lengkapnya Systemic Lupus Erythematosus (SLE). Menurut penelitian, 90% penderita lupus adalah wanita. Bagi sebagian orang Lupus hanya menyerang sebagian organ tubuh namun bagi yang lainnya Lupus menyerang dengan ganas sehingga mengakibatkan kematian.
Pengobatan Lupus
Hingga saat ini penyebab Lupus belum diketahui, itu sebabnya pengobatan yang diberikan hanya bersifat simtomatik untuk mengurangi dampak serangan Lupus dan meningkatkan kenyamanan penderitanya. Dampak serangan Lupus pada penderitanya berbeda-beda itu sebabnya pengobatannya pun tergantung pada penderitanya masing-masing sesuai dengan simtom atau gejala yang dihadapi. Namun secara umum pengobatan lupus ditujukan untuk mengurangi radang, mengurangi rasa sakit dan menekan kekebalan tubuh. Dengan pengobatan demikian maka penderita Lupus akan rentan penyakit karena sistem kekebalan tubuhnya rendah.
Mungkinkah Anda Menderita Lupus?
Berikut ini adalah beberapa gejala yang mungkin dialami penderita Lupus.
Otak dan Sistem Syaraf:
1.Pernahkah anda pingsan?
2.Pernahkah anda kejang lebih dari 1 jam?
3.Pernahkah anda meriang dengan suhu tubuh sampai bahkan lebih dari 380C selama berhari-hari namun tidak mengalami luka di tubuh?
Mata, Hidung dan Mulut:
1.Pernahka anda sariawan lebih dari lima hari?
2.Apakah mulut anda sering tumbuh bisul kecil?
3.Apakah anda memiliki luka di kulit yang tidak sembuh-sembuh?
4.Apakah anda mengalami rasa nyeri di tubuh yang tidak sembuh-sembuh?
5.Pernahkah anda mengalami mata kelilipan namun tidak sembuh-sembuh lebih dari lima hari?
Jantung dan Paru-Paru:
1.Apakah anda merasa sakit di dada ketika bernafas?
2.Apakah anda merasa sesak ketika bernafas?
Perut dan Usus:
1.Apakah anda menjadi kurus tanpa alasan?
2.Apakah anda merasa sakit perut dan rasa sakit itu meningkat ketika bernafas?
Ginjal:
1.Apakah anda pernah memeriksakan air kencing anda dan mendapat kenyataan bahwa air kencing anda mengandung protein?
2.Apakah kedua kaki anda pernah bengkak pada waktu yang bersamaan?
3.Apakah pergelangan kaki anda pernah bengkak pada waktu yang bersamaan?
Otot dan Sendi:
1.Apakah anda sering keram terutama pada pagi hari?
2.Apakah anda sering merasa lemas terutama pada pagi hari?
3.Apakah persendian anda sering bengkak terutama pada pagi hari?
4.Apakah anda sering merasa letih lesuh selama berhari-hari walaupun cukup istirahat dan tidur?
Darah dan Pembuluh Darah:
1.Apakah anda sering mengalami anemia atau kekurangan darah?
2.Apakah butir darah putih anda sangat rendah?
3. Apakah butir darah anda sangat rendah?
4.Apakah jari tangan dan kaki anda sering biru tanpa alasan?
5.Apakah jari tangan dan kaki anda sering kaku tanpa alasan?
6.Apakah jari tangan dan kaki anda sering nyeri tanpa alasan?
7.Apakah anda pernah megnalami stroke?
8. Apakah anda pernah mengalami serangan jantung?
9.Apakah anda sering mengalami kesemutan tanpa alasan?
Kulit:
1.Apakah kulit anda rontok setelah terjemur mata hari namun bukan karena terbakar sinar matahari?
2.Apakah pipi anda memiliki bercak merah berbentuk kupu-kupu?
3.Apakah rambut anda rontok tanpa alasan?
Apabila anda memiliki beberapa gejala-gejala seperti tersebut di atas, mungkin sebaiknya anda konsultasi ke dokter karena kemungkinan anda kena Lupus. Semakin dini diketahui semakin mudah menangani penyakit Lupus.
Gejala, Tanda Dan Test
Lupus artinya serigala. Ada yang mengatakan penyakit itu disebut Lupus karena licik seperti serigala. Namun ada pula yang mengatakan itu karena wajah penderitanya memiliki bercak seperti muka serigala.Penyakit Lupus sangat sulit dideteksi karena gejalanya selalu tampil melalui penyakit lainnya. Selama ini deteksi Lupus dilakukan melalui tiga cara yaitu: Gejala, tanda dan test laboratorium.
Gejala dan Tanda:
Kulit: rambut rontok, sariawan dan bisul di mulut serta bercak merah di pipi.
Sendi: Sakit, bengkak dan radang.
Ginjal: air kencing tidak normal sehingga diduga sakit ginjal.
Darah: Kurang darah merah, darah putih rendah, butir darah rendah.
Paru-paru: Flek pada paru-paru datang dan pergi, diduga paru-paru basah
Jantung: Sesak dan sakit dada ketika bernafas
Saraf : Sering pingsan, tiba-tiba menjadi gelap dan gamang, kehilangan kontrol atas anggota tubuh. Kesemutan tanpa alasan dan kehilangan kekuatan pada tangan dan kaki.
Test Laboratorium
Test laboratorium harus dilakukan secara rutin selama beberapa waktu. Saya tidak akan tuliskan bentuk-bentuk testnya karena keterbatasan pemahaman atas test-test tersebut. Saya hanya sebutkan bentuk-bentuk testnya dan biarlah dokter yang kompteten yang menjelaskannya nanti.
1.Antinuclear antibody test (ANA) untuk mendeteksi auto-antibodi di dalam darah.
2.Andi-DNA antibody test untuk mendeteksi keberadaan antibody atas DNA di dalam darah.
3.Anti-Sm Antibody test untuk mendeteksi keberadaan antibody atas Sm di dalam darah.
4.Serum Complement test untuk mendeteksi tingkat protein di dalam darah.
5.Complement Protein C3 dan C4
Kesalahan yang umum dilakukan oleh para penderita Lupus adalah mereka mudah sekali terbujuk oleh para pedagang multivitamin dengan iming-iming, ini multivitamin ini akan meningkatkan daya tahan tubuh tanpa efek samping.
Bagi seorang penderita Lupus, meningkatnya sistem kekebalan tubuh berarti BAHAYA.
Link :
http://www.syamsidhuhafoundation.org/careforlupus.php
http://www.lupusindonesia.org/