Cerita-ceritanya yang ane baca itu agak….. lain dari yang lain. Nyeleneh kalau boleh ane bilang. Malah ada yang bikin ngakak gan
Penuh dengan imajinasi luar biasa dan deskripsi yang bagus.
Jadinya ane penasaran, ane cari lagi buku karangan beliau di berbagai perpustakaan dan toko buku. Ada Sepotong Senja Untuk Pacarku yang berisi kumpulan cerpen yang berhubungan dengan senja dan galau. Salah satunya cerpen berjudul Ikan Paus Merah dan Jezebel yang ceritanya agak sedih karena bercerita tentang kematian.
Selanjutnya ada kum-cer Iblis Tidak Pernah Mati yang memuat cerita favorit ane Kematian Paman Gober. Asli gokil nih cerpen. Sarat sindiran juga. Sejak saat itulah ane selalu berburu karya-karya Seno Gumira Ajidarma. Sekarang ane udah punya hampir semua novel dan kumpulan cerpen beliau, meski tidak semuanya juga sih 
Tentang Seno Gumira Ajidarma dan karya-karyanya :

Seno Gumira Ajidarma (lahir di Boston, Amerika Serikat, 19 Juni 1958; umur 53 tahun) adalah penulis dari generasi baru di sastra Indonesia. Beberapa buku karyanya adalah Atas Nama Malam, Wisanggeni—Sang Buronan, Sepotong Senja untuk Pacarku, Biola tak berdawai, Kitab Omong Kosong, Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi, dan Negeri Senja.
Dia juga terkenal karena dia menulis tentang situasi di Timor Timur tempo dulu. Tulisannya tentang Timor-Timur dituangkan dalam trilogi buku Saksi Mata (kumpulan cerpen), Jazz, Parfum, dan Insiden (roman), dan Ketika Jurnalisme Dibungkam, Sastra Harus Bicara (kumpulan esai). Beberapa karyanya yang lain pernah dimuat di surat kabar nasional dan ada juga yang sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa.
(Sumber)

Karya-karyanya antara lain :

1. “Keroncong Asmara”
2. “Bandana”
3. “Cerita untuk Y & L”
4. “Ritchi Blackmore”
5. “Farol dan Fitri”
6. “Aku Anak Jalanan”
7. “Big Boss”
8. “Sukab Ingin Jadi Tentara”.
9. “Kematian Donny Osmond”
10. “Seorang Wanita Memetik Gitar”
11. “Duaribusatu”
12. “Ratri Murid No.1”
13. “Rina Bunting”
14. “Dan Perempuan itu Menjadi Burung”
[/img]
1. “Kematian Paman Gober”
2. “Dongeng Sebelum Tidur”
3. “Sembilan Semar.
4. “Pada Suatu Hari Minggu”.
5. “Taksi Blues.
6. “Jakarta, Suatu Ketika”,
7. “Clara”
8. “Partai Pengemis”, harian Kompas, 16 Agustus 1998.
9. “Tujuan: Negeri Senja”,.
10. “Kisah Seorang Penyadap Telepon
11. “Cinta dan Ninja”
12. “Patung”.
13. “Anak-Anak Langit”.
14. “Eksodus”.
15. “Karnaval.”

1. “Sepotong Senja untuk Pacarku”
2. “Jezebel
3. “Ikan Paus Merah”.
4. “Kunang-Kunang Mandarin”.
5. “Rumah Panggung di Tepi Pantai”.
6. “Peselancar Agung”
7. “Hujan, Senja, dan Cinta”.
8. “Senja Hitam Putih
9. “Mercusuar”.
10. “Anak-Anak Senja”
11. “Senja yang Terakhir”.
12. “Jawaban Alina”
13. “Tukang Pos dalam Amplop”,
2. Jazz, Parfum dan Insiden
3. Kalatidha
4. Kitab Omong Kosong
5. Nagabumi I: Jurus Tanpa Bentuk
6. Negeri Senja
2. Kentut Kosmopolitan
3. Ketika Jurnalisme Dibungkam, Sastra harus Bicara
4. Kisah Mata
5. Layar Kata
6. Sembilan Wali dan Siti Jenar
7. Surat dari Palmerah
dan ane belum punya satupun gan, lebih suka baca yang fiksi aja sih ane 