Berdasarkan penampilan dan tekstur biji, jagung diklasifikasikan ke dalam 7 type yaitu
1. Indentata (dent, “gigi kuda)
2. Indurata (flint, “mutiara)
3. Saccharata (Sweet, “manis”)
4. Everta (pop corn, “berondong”)
5. Amylacea (Flour corn, “tepung”)
6. Glutinosa (Sticky corn, “ketan”)
7. Tunicata (Pod corn)
1. Jagung semi gigi kuda (Dent corn)

Biji jagung jenis ini mempunyai bentuk seperti gigi kuda, dengan lekukan yagn khas pada bagian atas. lekukan ini terjadi pada saat biji mengering. Warna bijinya ada yang kuning, putih dan merah.
2. Jagung mutiara (flint corn)
Biji berukuran sedang , pada bagian atas bulat, tidak berlekuk, warna biji ada yang merah, putih atau kuning. Jenis ini paling banyak ditanam karena mempunyai kualitas konsumsi dan pengolahan yang baik.
3. Jagung manis (sweet corn)

Jenis ni mengandung kadar gula yang tinggi, karena itu biasanya di panen waktu muda untuk dibakar atau direbus. Ciri dari jenis ini adalah bila masak bijinya menjadi keriput.
Kandungan gizi dalam 100 gr jagung adalah :
* Kalori : 355 kalori
* Protein : 9,2 gr
* Lemak : 3,9 gr
* Karbohidrat : 73,7 gr
* Kalsium : 10 mg
* Fosfor : 256 mg
* Ferrum : 2,4 mg
* Vitamin A : 510 SI
* Vitamin B1 : 0,38 mg
* Air : 12 gr

