Kebutuhan masyarkat akan telur mungkin bisa kita bagi dalam beberapa macam, antara lain telur sebagai lauk pauk rumah tangga, telur sebagai lauk pauk di warung, hotel, ruma makan, pabrik dll. Dan yang satu lagi yang tak kalah besarnya telur sebagai salah satu bahan konsumsi pada acara-acara hajatan di masyarakat.Kemudian yang berpengaruh besar terhadap daya serap telur yang lainnya adalah banyaknya acara-acara hajatan di masyarakat. Terutama acara-acara ini banyak terjadi di jawa. Hal ini bisa di cermati dengan melihat kalender jawa. Pada bulan-bulan tertentu yang dianggap bulan baik dimasyarakat maka akan banyak sekali acara-acara hajatan yang akan digelar.
Salah satunya adalah bulan besar, masyarakat percaya bahwa pada bulan besar adalah bulan yang baik dalam melaksanakan hajatan. Sehingga banyak sekali masyarakat jawa yang menggelar hajatan di bulan besar ini, sehingga bisa dipastikan bahwa permintaan telur pada bulan besar ini akan banyak mengalami kenaikan dibanding dengan bulan sebelumnya. Hanya saja yang sering keliru persepsi tentang permintaan pasar dari para pedagang atau peternak di bulan besar adalah, biasanya mereka menganggap bahwa permintaan puncak itu pada hari raya qurbannya, padahal justru pada saat hari raya qurban dan beberapa hari sesudahnya itu permintaan telur kecil sekali, hal ini dikarenakan banyaknya peredaran daging qurban yang ada dimasyarakat.