BUAH MANGROVE BISA DIMAKAN DARI MUARAGEMBONG

Pohon mangrove adalah sejenis pohon peredu yang tumbuh ditepi pantai atau tambak yang memiliki akar – akar yang kuat sehingga dapat mengikat tanah disekitarnya karena beberapa jenis pohon mangrove menghasilkan akar yang rapat yang tumbuh dari batang atas langsung ketanah atau sebaliknya akar yang timbul dari dalam tanah. Ada beberapa jenis pohon mangrove di Kecamatan Muara gembong Kab. Bekasi yang menghasilkan buah dan dapat di makan diantaranya, kalau tidak salah :

1. Pohon bakau atau Rhizophora Sp atau pohon pendeka ini adalah pohon yang menghasilkan akar-akar yang sangat kuat dan banyak yang keluar dari batang pohonnya, pohon ini juga menghasilkan buah tidak dapat dimakan karena buahnya tidak memiliki sama sekali daging buah ciri-ciri buahnya adalah seperti buah jambu monyet terbalik yaitu biji buah diatas dan dibawahnya ada bakal tunas yang menjulur panjang kebawah yang pangkal atas tunasnya terbungkus rapat biji buah, buah tanaman ini tidak dapat dimakan hanya ada butiran halus pada dalam pangkal buah yang tua yang dapat dicicipi dan rasanya sedikit asin.selain itu pada akar pohon banyak dijadikan rumah ikan mujahir atau kepiting laut.

2. Pohon Pidada atau sonneratia caseolaris sp ini adalah pohon pidada ini berakar lunak seperti gabus yang menyembul diatas tanah tumbuh banyak akarnya disekitar pohonnya diameternya mencapi 10 cm dan tingginya bisa mencapai 1 mtr dan yang unik lagi buahnya mirip dengan buah apel tetapi gepeng dan diatas ranting buahnya ada bentuk sepeti bintang bila matang buahnya amat masam sedikit manis dan asin.

Pohon ini ada 2 jenis Pidada dan bogem klw buah bogem mirip sekali dengan buah apel tetapi sekarang jarang sekali ditemukan. Buah pohon pidada ini bisa dimakan langsung bila sudah matang atau juga diolah lagi sehingga menjadi dodol untuk makanan ringan, sudah ada keluarga yang mengolahnya di Kec. Muaragembong tersebut.

3. Pohon api-api bahasa laennya Avicennia marina sp ia adalah pohon mangrove juga yang memiliki banyak akar yang keluar di tanah sekiar pohonnya tumbuh banyak dan agak kecil-kecil klw dibandingkan dengan pohon pidada. daunya halus dan rimbun, buahnya berbentuk seperti jambu mede / monyet tapi pipih berkulit buah lunak dalam satu ranting buah terdapat 5 – 10 buah bergantungan didalamnya buahnya terdapat bulu yang apabila sudah tua akan terbelah menjadi dua dan akan menjadi akar.

buah pohon api-api ini tidak dapat langsung dimakan rasanya pahit dan amat tidak enak.. he..he.. pernah dicobain ga enak.. Akan tetapi bila diolah terlebih dahulu yaitu dengan mengupas, merebus dan merendamnya maka rasanya akan seperti ubi kayu atau ubi-ubian tetapi sedikit kenyal. Olahan buah api-api ini bisa dugunakan untuk membuat kue atau makanan ringan seperti kue ongol-ongol atau kolak.
Udah  dulu yah… cape….
Met mencoba deh..

TIPS MEMBUAT TOMAT RASA KURMA

Berikut resep manisan tomat rasa kurma, 
semoga sahabat sekalian dapat mengolah dengan benar. 
Bahan : 
1 Tomat merah segar 4 kg (agak mengkal)
2 Gula pasir ½ kg
3 Gula merah ½ kg
4 Kapur sirih 400 gram (+- 4 sendok makan)
5 Air secukupnya

Alat :
1 Baskom Plastik
2 Pisau
3 Sendok Makan
4 Kuali/ Wajan
5 Sutil
6 Nyiru Bambu
7 Plastik

Cara Membuat :
– Pilih tomat dengan warna dan ukuran yang seragam, lalu cuci bersih.

– Rendam dalam air secukupnya yang telah ditambahkan kapur sirih (hingga terendam semuah).   
– Diamkan selama semalam, tiriskan dan cuci bersih. Pastikan daging tomat teksturnya agak keras.
– Buang bijinya dengan menyayatnya jangan sampai rusak atau tekan dengan ke dua belah tangan hingga biji tomat keluar, cuci bersih.

– Susun tomat dalam panci, taburkan gula pasir di atasnya, tutup, diamkan selama semalam hingga keluar air.

– Bisa dikeringkan dahulu airnya dengan cara di jemur di terik matahari selama 1 hari
– Masak gula di dalam wajan dengan api kecil sampai meleleh. (bisa juga langsung dimasak tanpa gula lagi)
– Masukkan tomat sambil diaduk-aduk perlahan (jangan sampai tomat hancur) hingga gula larut dan agak mengering, angkat dan tiriskan. (Dibutuhkan waktu +- selama 1 jam)
– Ambil tomat, bentuk seperti kurma, rapikan, taruh di atas loyang, lakukan hingga tomat habis.
– Untuk mendapatkan hasil yang awet, keringkan (dijemur di bawah panas terik matahari +- selama 3 hari atau hingga tomat brwarna kecoklatan).
    Nah, manisan tomat siap dikemas / dikonsumsi.
Tips :
    Pilih tomat merah yang agak mengkal agar hasil jadi manisan tidak hancur.
    Lebih baik jika menggunakan jenis tomat dona atau jenis tomat ceri agar hasil jadi mirip dengan kurma.
    Saat menjemur, tutup tampah / nyiru dengan plastik untuk menghindari debu.
    Untuk hasil yang empuk dan kenyal, manisan tomat yang telah dijemur dapat di oven selama +- 15 menit.
    Dari 4 kg tomat mentah, setelah diolah biasanya hanya menghasilkan 8 ons.
alkisah87.blogspot.com

GORENGAN JAMUR KANCING YANG RENYAH

Jamur ‘Kriuk – Kriuk’
Bahan:
400 gr jamur kancing segar (jangan dibelah)
1 butir telur ayam, kocok
100 gr tepung roti
minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
1. Masukkan jamur dalam telur ayam yang sudah dikocok dan aduk hingga semua jamur terbungkus dengan telur
2. Gulingkan di atas tepung roti kemudian goreng
3. Tiriskan dan sajikan selagi hangat.
Cocok dicocol dengan sambal botol..
Selamat mencoba..

sumber : mirnapuspita.blogspot.com

MEMBUAT OTAK-OTAK IKAN TENGIRI

Membuat Otak-otak dengan bahan utama Ikan Tenggiri, gampang dan cepat…
Bahan yang diperlukan:
    500 gr ikan tenggiri
    400 gr sagu tani
    50 gr tepung terigu protein sedang
    40 gr gula pasir
    1 sdm garam/sesuai selera
    100 cc santan kental
    1 sdt penyedap
    1 buah labu siam ukuran sedang
    50 gr daun bawang (jika suka)
    1 sdt lada halus
    2 buah putih telur
    Daun pisang secukupnya
    Biting (lidi potong kecil)
    Air 500 cc
    Bawang putih 4 siung, parut halus
Cara membuat bubur terigu:
    Campur tepung terigu, bawang putih  halus dan air, aduk rata
    Masak di atas api sedang, aduk terus supaya tidak menggumpal hingga tepung matang.
    Dinginkan hingga benar-benar dingin.
    Kupas labu siam, belah dua dan buang bijinya.
    Parut labu siam dengan parutan keju kemudian peras sebentar, buang airnya.

Cara membuat adonan otak-otak:
    Fillet ikan tenggiri kemudian hilangkan duri ikan.
    Kerok perlahan dan tipis-tipis saja fillet ikan tenggiri hingga tinggal kulitnya, haluskan. Sisihkan.
    Masukkan garam, lada halus, gula, penyedap kedalam daging ikan, aduk rata.
    Masukkan bubur terigu, aduk rata.
    Masukkan santan kental, aduk rata.
    Masukkan putih telur, aduk rata.
    Masukkan labu siam parut, aduk rata.
    Masukkan sagu tani, aduk rata.
    Diamkan 20 menit.
    Ambil satu buah daun, masukkan satu sendok adonan, ratakan arah memanjang.
    Gulung daun hingga tiga kali gulungan.
    Semat dengan biting.
    Kukus selama 10 menit, supaya labu siam matang. Dinginkan.
    Bungkus kembali dengan daun pisang, gulung 2 x gulungan.
    Panggang dengan api kecil, supaya otak-otak kering.
    Hidangkan dengan sambal kacang atau saus sambal.

Tips
    Apabila tidak memakai sayuran (labu siam) maka setelah dibungkus daun, bisa langsung dipanggang, tidak perlu dikukus terlebih dahulu.
    Dipanggang dengan api kecil, dan gulungan daun dibuat 4 kali gulungan, supaya otak-otak matang tetapi tidak gosong bagian dalamnya.

sumber : defidi.wordpress.com

MEMBUAT BASO IKAN

Bahan Baku
Persyaratan bahan baku (ikan) yang terpenting adalah kesegarannya. Semakin segar ikan yang digunakan, semakin baik pula mutu bakso yang dihasilkan. Berbagai jenis ikan yang digunakan untuk membuat bakso, terutama ikan yang berdaging tebal dan mempunyai daya elastisitas seperti tenggiri, kakap, cucut, bloso, ekor kuning dan lain-lain. Selain bahan baku dari ikan segar, bakso juga dapat dibuat dari produk yang sudah setengah jadi yang dikenal dengan nama Suzimi (daging ikan lumat).
Bahan Tambahan
Bahan tambahan pembuatan bakso adalah tepung tapioca dan bumbu-bumbu dengan komposisi sebagai berikut :
– Tapioka 10 – 15 %

– Garam 2 – 3 %
– Merica 0,5 %
– Bawang putih 2 %
– Bumbu masak 0,75 % (bila disukai)

Cara Pembuatan
1. Jika digunakan bahan baku dari ikan segar, perlu dilakukan pemisahan daging dari tulang-tulang dan durinya dengan cara menyayat memanjang pada bagian punggung hingga terbelah.
2. Ambillah bagian dagingnya cara dikerok menggunakan sendok
3. Bersihkan hancuran daging tersebut dari komponen-komponen yang tidak di kehendaki (kulit, duri dan tulang)
4. Siapakan larutan garam (brine) dingin dengan perbandingan antara air, es dan ikan adalah 4 : 1 : 1 dan konsentrasi garam 0,2 – 0,3 %
5. Rendam hancuran daging ikan dalam larutan tersebut selama 15 menit sambil diaduk-aduk
6. Buanglah jika timbul lemak yang mengapung di permukaan
7. Lakukan pengepresan / pemerasaan dengan menggunakan kain kasa
8. Lakukan proses perendaman tersebut sebanyak 2 – 3 kali
9.Lumatkan daging ikan tersebut dengan cara ditumbuk dalam lumping atau menggunakan alat penggiling daging sambil diberi garam ( 2 – 3 %)
10.Haluskan bumbu-bumbu tersebut ke dalam daging lumat sambil diuleni dan masukkan tapioca sedikit demi sedikit
11. Aduk adonan sampai homogeny dan tidak lengket di tangan
12. Aduk adonan sampai homogeny dan tidak lengket di tangan
13. Untuk memperbaiki elastisitas dapat diberi putih telur satu butir untuk setiap 1 kg adonan
14. Lakukan pencetakan yaitu dengan membuat bola-bola kecil dengan cara adonan diletakkan pada telapak tangan, dikepal-kepal, kemudian ditekan sehingga akan keluar bola-bola bakso dari sela-sela jari dan telunjuk
15. Bola-bola bakso yang keluar dari kepalan itu diangkat dengan sendok dan sedikit diratakan
16. Masukkan ke dalam air hangat ( suhu + 40 C)biarkan selama 20 menit
17. Rebus dalam air mendidih sampai bakso mengapung sebagai tanda telah matang
18. Angkat bakso ynag telah matang dan masukkan ke dalam air dingin (air es ) + 15 menit
19. Angkat dan tiriskan
Penyajian
Bakso ikan data disajikan dalam bentuk rebusan dengan kuah atau digoreng sebagai makanan ringan. Jika disajikan dalam bentuk kuah perlu dipersiapkan kuahnya yaitu dengan merebus sisa-sisa penyiangan seperti kepala, tulang, kemudian diberikan bumbu yang telah dihaluskan (merica, bawang putih dan garam)
Sedangkan bumbu-bumbu penyedap kuah anatara lain, bawang goreng, tongcai, saos tomat, cabe/sambal, kecap, cuka, sayur caisim.
Sumber : http://bisnisukm.com