Foto semut asal Indonesia

Tidak hanya di luar negri, Indonesia juga mempunyai fotografer handal, yaitu seorang yang berasal dari Jakarta yang bernama Robertus Agung Sudiatmoko . Foto foto tersebut diambil saat Robertus dan teman-temannya sedang berburu foto makro di Cibinong, Bogor, Jawa Barat.


Selain ‘semut menari ini’, Robertus juga berhasil mengabadikan semut lain yang sedang berdiri di atas bebatuan sambil menyilangkan tangannya. Semburan cahaya dari langit yang menyinari dari sisi kiri atas membuat semut ini tampak sedang berdoa.


Berikut fotonya :



sumber : Vivanews

Serangga ditemukan awet didalam batu amber yang sangat cantik yang diperkirakan berumur 20 juta tahun







Sebelum kita masuk ke dalam artikel ini. Kalian harus mengetahui apa itu batu ambar dan proses terciptanya.


Batu fosil pada batu ambar tercipta ketika serangga terperangkap pada getah lengket yang terdapat pada pohon.


Semakin mereka mencoba untuk melepaskan diri, maka semakin dalamlah mereka masuk kedalam getah,


Akhirnya pohon tersebut mati, dan terkubur dalam tanah liat selama jutaan tahun. Selama periode ini , pohon tersebut mengeras dan terbentuklah batu ambar .



Getah kuning ini yang akan menjadi batu amber

Permukaan bumi dapat terkikis, atau manusia dapat menggali lapisan tanah, sampai suatu hari mereka menemukan batu ambar berharga yang berisi serangga.




Hebatnya, serangga, laba-laba, dan bahkan kadal kecil telah ditemukan diawetkan dalam getah mengeras tersebut . Batu-batu tersebut dapat dibuat menjadi perhiasan mahal.


Ok, sekarang masuk ke artikel. Telah ditemukan 2 buah batu amber yang berisi serangga di Peru . Batu ambar ini dipercaya berisi mahkluk yang menjelajahi bumi bersama dinosaurus dan sebelum zaman es , diperkirakan batu ini berumur sekitar 20 juta tahun.


Penemuan ini tidak sengaja dilakukan, pada saat itu, para ilmuwan sedang mempelajari lebih lanjut tentang lapisan tanah, dan mereka menemukan batu ambar tersebut di utara Chiclayo .

Batu inilah yang dari penemuan ilmuwan di Peru .



Sumber : dailymail, wikipedia

Nyamuk membasmi nyamuk .. Kok bisa ??


Oxitec , sebuah lembaga penelitian asal Oxford, Inggris mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan hasil uji coba dari pelepasan nyamuk jantan yang telah dimodifikasi secara genetik di kepulauan Cayman.

Sebagai informasi, sejak Mei sampai Oktober lalu, Oxitec telah melepaskan nyamuk-nyamuk jantan tiga kali dalam sepekan di kawasan seluas 160 kilometer persegi.

Nyamuk jantan yang dilepas itu secara genetik telah dimandulkan. Tujuannya, agar saat mereka kawin dengan nyamuk betina, mereka tidak akan memiliki keturunan, sehingga populasi nyamuk akan berkurang.

Ternyata, dari uji coba yang dilakukan, pada Agustus lalu, jumlah nyamuk di kawasan tersebut turun 80 persen. Peneliti berharap, penurunan populasi nyamuk ini akan mengurangi pula kasus demam berdarah.
Seperti dikutip dari PopSci, 16 November 2010, berhubung hanya nyamuk betina yang menggigit manusia dan menularkan penyakit seperti demam berdarah, peneliti Inggris tersebut memprediksi, jika nyamuk jantan disterilkan secara genetik dan disebar, langkah itu akan efektif menurunkan populasi.

Meski banyak ilmuwan dan pecinta lingkungan yang keberatan atas langkah pemusnahan nyamuk karena khawatir akan mengganggu spesies lain yang bergantung pada nyamuk, Oxitec memastikan bahwa gen pemandul tersebut tidak akan menurun pada generasi penerus si nyamuk. Dengan demikian, metode ini tidak memiliki dampak permanen terhadap ekologi.

Disebutkan, nyamuk jantan itu akan berfungsi layaknya insektisida yang mengurangi angka nyamuk secara sementara, akan tetapi tanpa efek buruk seperti insektisida berbasis zat kimia beracun. Nyamuk jantan mandul ini juga lebih efektif untuk menumpas serangga yang telah mengembangkan kekebalan tubuh terhadap pestisida yang sudah sering digunakan.

Di kawasan di mana populasi nyamuk sedang meledak, penyakit yang disebabkan oleh nyamuk seperti demam berdarah, sakit kuning, dan malaria ikut melonjak. Menurunkan populasi nyamuk secara dramatis secara sementara dapat mengurangi jumlah kematian dan menyediakan waktu yang cukup untuk memberikan vaksinasi atau memberikan perawatan pada populasi manusia di kawasan tersebut.

Dengan naiknya angka kematian yang disebabkan oleh nyamuk, mencapai 2 juta kematian dari 700 juta orang yang terkena penyakit yang disebarkan nyamuk, temuan ini memberikan secercah harapan terhadap solusi yang selama ini dicari-cari. Yakni cara mengatasi nyamuk tanpa merusak lingkungan dengan menggunakan racun berbahan kimia.

Kupu kupu dengan sayap transparannya

http://img593.imageshack.us/img593/6706/kupu0.jpg
Pasti semua orang pernah melihat kupu-kupu dalam hidupnya, entah di taman atau di depan halaman rumah nya. Entah rumah baru atau rumah sederhana, hampir selalu pasti ada kupu-kupu yang suka lewat. Kupu-kupu selain mempunyai fungsi untuk menyilangkan bunga-bunga, juga merupakan pemandangan yang indah apalagi untuk anak kecil yang suka mempunyai hobi menangkap kupu-kupu..

http://img713.imageshack.us/img713/369/glasswing05.jpg

http://img593.imageshack.us/img593/4446/1298741967208819o.jpg