Kategori: Pengetahuan tentang tumbuhan (Knowledge of the plant)
MENGENAL KANTONG SEMAR YANG TERANCAM PUNAH (Dari Berbagai Sumber)
Status Perlindungan
Potensi
Nepenthes sp. DI SUMATERA
According to Educate, results of the assessment of plant experts at the meeting was initiated by LIPI earlier this week, set the 191 plant species from four families a priority for conservation this year. “Of the 191 100 species to be squeezed,” said Head of the Botanical Gardens Plant Conservation Center Cibodas it.
Up to now there are 103 species recorded semar bags that have been published (Firstantinovi and Karjono, 2006). These plants are classified as carnivorous plants because of insect prey. His ability was caused by a bag-shaped organs that protrude from the tip of the leaf. The organ is called a pitcher or a bag. Unique ability and asalnyayang from tropical countries that made the bag semar as an exotic ornamental plant choice in Japan, Europe, America and Australia. Unfortunately, in his own country it’s not much to know and use it (Witarto, 2006).
In addition to its ability to trap insects, another uniqueness of this plant is the shape, size, color and style pockets. Overall, this plant has five pockets form, namely the form of jars, round egg / oval, cylinder, funnel, and waist.
The diversity of species on other islands semar bag has not been clearly established. However, based on the search results Bogoriense herbarium specimens in the Herbarium, Bogor, found that at least ten species of Sulawesi, Papua nine species, four species Moluccas, and Java are two types (Mansur, 2006).
Habitat
Nepenthes live in open places or somewhat shielded in nutrient-poor habitats and have a fairly high humidity. These plants can live in lowland tropical rain forest, montane forests, peat forests, heath forests, limestone mountains, and savannas. Berdasarkanketinggian where it grew, semar bag divided into three groups: the lowlands semar bags, medium, and high plains.
Nepenthes are not as popular as other ornamental plants such as orchids, and aglaonema. However, the current popularity as an ornamental plant semar bag unique increased along with public interest in ornamental plants for menangkarkannya lovers. Nepenthaceae family name of this plant are well known to the world. Even in countries such as Australia, Europe, America, Japan, Malaysia, Thailand, and Sri Lanka cultivation of this plant has developed into an industrial scale. Ironically, these insect-eating tanamanan most species come from Indonesia.
BAGAIMANA PROSES FOTOSINTESIS PADA TUMBUHAN TERJADI?
Penemuan
MENGENAI LUMUT
Lumut hati banyak ditemukan menempel di bebatuan, tanah, atau dinding tua yang lembab. Bentuk tubuhnya berupa lembaran mirip bentuk hati dan banyak lekukan. Tubuhnya memiliki struktur yang menyerupai akar, batang, dan daun. Hal ini menyebabkan banyak yang menganggap kelompok lumut hati merupakan kelompok peralihan dari tumbuhan Thallophyta menuju Cormophyta. Lumut hati beranggota lebih dari 6000 spesies.
Tubuhnya terbagi menjadi dua lobus sehingga tampak seperti lobus pada hati. Siklus hidup lumut ini mirip dengan lumut daun. Didalam spongaria terdapat sel yang berbentuk gulungan disebut alatera. Elatera akan terlepas saat kapsul terbuka , sehingga membantu memencarkan spora. Lumut ini juga dapat melakukan reproduksi dengan cara aseksual dengan sel yang disebut gemma, yang merupakan struktur seperti mangkok dipermukaan gametofit. Contoh lumut hati adalah Marchantia polymorpha dan porella.
sebagai epifit umumnya menempel pada daun-daun pepohonan dalam rimba di daerah tropika.
Manfaat lainnya, ada lumut yang dipercaya bisa digunakan sebagai bahan obat, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut, termasuk uji klinis. Secara tradisional lumut dari marga Marchantia (lumut hati) yang bentuknya mirip hati, digunakan untuk mengobati penyakit hepatitis. Sementara, lumut spagnum dikenal sebagai obat penyakit kulit dan mata.
Lumut daun banyak terdapat ditempat – tempat yang lembab, mempunyai struktur seperti akar yang disebut rizoid dan struktur seperti daun.
Secara lengkap ciri-ciri yang dimilik lumut daun yaitu: fase dominannya adalah fase gametofit Akarnya belum berupa akar, masih berupa rhizoid reproduksi vegetatif dengan spora, generatif dengan arkegonium yang menghasilkan ovum dan anteridium yang menghasilkan sperm. Mempunyai struktur spt akar (rizoid) dan struktur spt daun.
Tubuh utama berupa gametofit yang mempunyai talus berbentuk cakram dengan tepi bertoreh, biasanya melekat pada tanah dengan perantara-perantara rizoid-rizoid susunan talus masih sederhana, sel-selnya hanya mempunyai suatu kloroplas dengan satu pirunoid besar. Pada sisi bawah talus terdapat stoma dengan dua sel penutup berbentuk ginjal.
Sporofit umumnya berupa kapsul yang berbentuk silender dengan panjang antara 5-6 cm. pangkal sporofitnya dibungkus dengan selubung dari jaringan gametofit.
MENGENAL JAMUR DAN PENGARUHNYA TERHADAP TANAMAN
1. Struktur Tubuh
Struktur tubuh jamur tergantung pada jenisnya. Ada jamur yang satu sel, misalnyo khamir, ada pula
jamur yang multiseluler membentuk tubuh buah besar yang ukurannya mencapai satu meter,
contohnyojamur kayu. Tubuh jamur tersusun dari komponen dasar yang disebut hifa. Hifa
membentuk jaringan yang disebut miselium. Miselium menyusun jalinan-jalinan semu menjadi tubuh
buah.
Hifa adalah struktur menyerupai benang yang tersusun dari dinding berbentuk pipa. Dinding ini
menyelubungi membran plasma dan sitoplasma hifa. Sitoplasmanya mengandung organel eukariotik.
Kebanyakan hifa dibatasi oleh dinding melintang atau septa. Septa mempunyai pori besar yang
cukup untuk dilewati ribosom, mitokondria, dan kadangkala inti sel yang mengalir dari sel ke sel.
Akan tetapi, adapula hifa yang tidak bersepta atau hifa senositik.
Struktur hifa senositik dihasilkan oleh pembelahan inti sel berkali-kali yang tidak diikuti dengan
pembelahan sitoplasma.
Hifa pada jamur yang bersifat parasit biasanya mengalami modifikasi menjadi haustoria yang
merupakan organ penyerap makanan dari substrat; haustoria dapat menembus jaringan substrat.
3. Perrtumbuhan dan Reproduksi
is a modifier composition rot fungi and dead organic matter. Saprophyte mushrooms absorb food from dead organisms such as fallen logs and fallen fruit. Most of the fungal saprophyte issued a hidrolase enzymes in the food substrate to decompose complex molecules into simpler molecules that are easily absorbed by the hyphae. In addition, the hyphae can also directly absorb organic bahanbahan in a simple form issued by the host.
c. Yeast Saccharomyces useful as the fermenter in industrial cheese, bread, and beer.
The team found that when the thalloid liverwort colonized by the fungus, then it significantly increases the absorption of carbon photosynthesis, growth and asexual reproduction, favorable factors impacting on plant fitness. Plants grow and reproduce better when colonized by symbiotic fungi as mushroom soil provides important nutrients. In return, the fungi also benefit by receiving carbon from the plant. The study found that each plant support fungus that has an area of 1-2 times of the tennis courts.
MEKANISME PEMBENTUKAN AKAR
Scholter (1948) showed differences in root development. 4 months pine seedlings grown without root competition has a number of 419 with a total length of 5.3 feet. While Robinia pseudoaacacia over 1000 with total length of 1069 feet.
PERTUMBUHAN AKAR
- Zona meristem (meristem zone) yaitu tempat berlangsung pembelahan sel.
- Zona pemanjangan (Elongation zone) tempat sel-sel berdiferensiasi membentuk struktur jaringan yang tepat, dizona ini biasanya banyak muncul rambut akar.
- Untuk melindungi meristem akar.
- Untuk membuat lubang kedalam tanah.
- Untuk merangsang adanya rangsangan grafitasi (torrey and Clarkson, 1975)
Russell (1997), divide the roots into three different zones according to function, namely:
- To protect the root meristem.
- To make a hole into the ground.
- To stimulate the stimulation of gravity (Torrey and Clarkson, 1975)
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
- Ketahanan terhadap tekanan iklim, tanah dan bioligis.
- Laju fotosintetik.
- Respirasi.
- Permbagian hasil asimilasi dan N.
- Klorofil, karoten dan kandungan figmen lainnya.
- Tipe dan letak meristem.
- Kapasitas untuk menyimpan cadangan makanan.
- Aktivitas untuk menyimpan enzim.
- Pengaruh langsung gen.
- Diferensiasi.
- Iklim: cahaya, temperatur, air, panjang hari, angin, gas, gas inisering menjadi polutan atmosfer dan konsentrasinya dapat cukup tinggi untuk penghambat pertumbuhan.
- Edafik: etkstur, struktur, bahan organik, kapasitas tukar kation, kejenuhan basa dan kesediaan nutrien, secara keseluruhan kesebelas unsur diperlukan oleh tanaman.
- Biologis: gulma, serangga, organisme penyebab penyakit, nematoda, macam-macam tipe herbivora dan mikro organisme tanah seperti bakteri Nitrifikasi, bakteri, denitifikasi, serta mikoriza (asosiasi simbolik antara jamur dan akar)
- Laju pertumbuhan relatif mutlak, laju relatif menunjukan berat kering dalam satu interval waktu, dalam hubungannya dengan berat asal.
- Laju satuan daun atau laju satuan asimilasibersih, rasio luas daun menunjukan luas lamina daun / helaian daun dan jaringan yang melaksanakan fotosontesa dengan jaringan tanaman total yang melakukan respirasi atau biomasa total tanaman.
- Rasio luas daun
- Luas daun khusus
- Berat daun khusus
- Berat daun khusus dan alometi dalam pertumbuhan.
Factors that affect growth, can be broadly categorized as internal factors (genetic) and external (environment), classified as follows.
Absolute relative growth rate, dry weight indicates the relative speed in one time interval, in conjunction with a weight of origin.
- Rate or unit leaf rate asimilasibersih unit, the ratio of leaf area showed extensive leaf lamina / blade leaves and implement network fotosontesa with total plant tissues that do respiration or total plant biomass.
- The ratio of leaf area
- Specific leaf area
- Specific leaf weight
- Specific leaf weight and alometi in growth.
PENGARUH KUALITAS CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN POHON
- Irradiasi langsung yang tidak terhalang yang diberikan oleh noda-noda matahari. Noda matahari ini mempunyai sifat berirradiasi langsung kecuali bila terjadi pengaruh bayangan. (Anderson dan miller 1974). Cahaya matahari langsung nampak menjadi berkurang nilainya pada sebagian besar di bawah kanopi.
- Radiasi difusi yang tak terhalang merupakan cahaya langit difusi yang mengiringi noda matahari.
- Refleksi daun-daun tidak hanya meneruskan cahaya, tetapi sama dengan permukaan biologis lainnya, memantulkan sebagian tertentu. Jumlah yang dipantulkan akan tergantung pada beberapa parameter cahaya yang dipantulkan. Juga diubah spektrumnya dengan cara yang sama seperti cahaya yang diteruskan.
- Transmisi derajat penaungan lebih tergantung jumlah cahaya yang diabsorbsi dan yang dipantulkan oleh daun.
Most leaves have become saturated light and only 20% of full sunlight that can be absorbed. Of this number only 20% are stored in sugar molecules are produced. A number of light needed for photosynthesis, in order to balance by using the carbon bond that is used for respiration. In this case the percentage of full light, kopensasi point for the regeneration of plants are usually located between 2 and 30%.
- Direct irradiation is not blocked is given by sun spots. Noda sun has a direct berirradiasi properties except in case of a shadow effect. (Anderson and Miller 1974). Direct sunlight seemed to diminish in value in the largely under the canopy.
- Radiation diffusion which is unobstructed sky light diffusion that accompany the sun spots.
- Reflections on the leaves not only continue the light, but together with other biological surface, reflect a certain portion. The amounts reflected will depend on several parameters of the reflected light. Also changed its spectrum in the same manner as the transmitted light.
- Transmission depends on the degree of shade over the amount of light absorbed and reflected by the leaf.
KUALITAS CAHAYA DAN PERTUMBUHAN TANAMAN
- Wavelength of 750-626 mu is the color red.
- Wavelength of 626-595 mu is the color orange / orange.
- Wavelength is the color of your yellow 574
- Wavelength warana 574-490 mu is green.
- Wavelength of 490-435 mu is blue.
- Wavelength of 435-400 mu is the color purple.










