Hewan-hewan yang Bisa Memprediksi Hujan

Nenek moyang kita pada jaman dahulu selalu memprediksi cuaca berdasarkan tanda tanda alam. Tetapi pernahakah kamu mendengar bila hewan yang dapat memprediksi cuaca? Meskipun sulit untuk dijelaskan, tetapi beberapa hewan mempunyai kemampuan khusus tersendiri untuk memprediksi cuaca dan bahasa yang mengancam.

Berikut hewan yang dapat memprediksi cuaca :

1. Kelelawar

Kelelawar adalah jenis hewan yang tidak suka hujan. Mereka memiliki bulu yang basah dan berat. Jika akan turun hujan, mereka akan tau dan terrbang lebih rendah mencari tempat berlindung.

2. Burung walet / burung gereja


Jika burung burung terbang tinggi berarti cuaca sedang cerah. Jika cuaca mendung atau memburuk, burung ini akan terbang lebih rendah dan kembali kesarangnya untuk berlindung. Kita dapat melihat bagi rumah rumah penangkaran burung walet, di hari mendung, langit langit rumah tersebut pasti di kelilingi burung walet yang pulang ke sarang mereka.

3. Ikan


Sebagian ikan pemakan serangga akan melompat untuk menangkap serangga yang terbang rendah. Ikan lebih suka hari hujan karena akan banyak serangga yang jatuh ke air.

4. Laba-Laba


Jika hari akan hujan, laba-laba akan pergi meninggalkan sarangnya untuk mencari tempate berteduh.

5. Semut


Semut cenderung membuat lubang sarangnya lebih tinggi agar air tidak mudah masuk ke sarangnya. Jika hari akan hujan, semut-semut akan berhenti mencari makanan dan berkumpul dibawah dedaunan.

6. Sapi


Sapi-sapi yang sedang makan di padang rumput yang luas akan berhenti makan dan menunjukkan kegelisahannya. Mereka akan berbondong bondong mencari tempate untuk berteduh.

7. Lalat


Lalat akan bersembunyi dibawah ranting ranting pohon dan masuk ke rumah untuk berteduh.

8. Katak


Pada umumnya, katak akan keluar dari air dan bernyanyi, pertanda hari akan hujan. Biasanya mereka akan keluar dari air dan kawin di tanah yang kering sambil bernyanyi bersama dengan keras.

9. Kupu-kupu


Jika hari akan hujan, kupu kupu akan pergi meninggalkan bunga yang di hinggapi dan kembali ke sarang untuk berteduh. mereka tidak akan keluar sebelum hujan reda.





Laba laba mengungsi ke pohon karena banjir

Jutaan laba-laba di Pakistan melakukan sesuatu hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Mereka mengungsi ke atas pohon dan ramai-ramai membuat sarang yang menyelubungi seluruh pohon.



Kejadian ini pertama kali diabadikan oleh seorang fotografer yang berasal dari provinsi Sindh di sebelah tenggara Pakistan, dekat Karachi, pada 7 Desember 2010, di mana pohon-pohon di sana dibaluti oleh sarang laba-laba seperti layaknya kepompong.


Banyak yang mengaitkan peristiwa ini dengan banjir Pakistan yang terjadi tahun lalu, yang merupakan banjir terburuk yang dialami oleh Pakistan sejak 10 tahun terakhir. 

http://img84.imageshack.us/img84/6716/article13701810b583cad0.jpg


Pada banjir ini, sekitar 20 juta warga Pakistan kehilangan tempat tinggal dan menurut data Department for International Development pemerintah Inggris, banjir masih meninggalkan genangan air seluas wilayah Inggris.


Peristiwa ini sendiri belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, penduduk melaporkan bahwa kehadiran jaring-jaring laba-laba di pohon-pohon memiliki kontribusi dalam mengurangi jumlah nyamuk di tempat itu, yang populasinya semakin menjadi-jadi akibat adanya genangan air.


http://img847.imageshack.us/img847/2526/spidertrees4sized.jpg


Seperti dikutip dari situs DailyMail, resiko penyakit malaria juga menurun karena diperkirakan jaring-jaring tadi menjebak nyamuk-nyamuk malaria yang berseliweran di sekitar tempat itu.


Banjir Pakistan sendiri disebabkan oleh hujan lebat musim Moonsoon yang mendera daerah-daerah Khyber Pakhtunkhwa, Sindh, Punjab, dan Balukistan, pada akhir Juli 2010.


Tak hanya menyebabkan jutaan rumah rusak, infrastruktur menjadi hancur, dan sekitar seperlima dari seluruh wilayah Pakistan kini masih terendam air.

sumber : dailymail, vivanews