Ide Bisnis | Usaha Serabi Solo

Ide Bisnis | Usaha Serabi memang sangat mengiyurkan keuntungannya, makanan satu ini memang sangat cocok dihidang untuk makan malam atau pagi (sarapan). Ide Kreatif sangat dipelukan untuk pembuatan serabi dengan beraneka rasa bisa membuat pengunjung ketagihan. Nah kalo yang ini sih resepnya suara surabaya.net, terus dipraktekin pakai cetakan poffertjes…. hasilnya ya ga sebanding sama aslinya lah ..tapi lumayan buat tombo kangen..hehe..

Serabi Solo, Legit dengan Tekstur Lembut
suarasurabaya.net| Serabi Solo memang beda dengan serabi pada umumnya. Serabi yang kita temui sehari-hari, menggunakan santan dalam penyajiannya sedangkan Serabi Solo, santan ditambahkan saat membuat serabi. Hasilnya, bisa dirasakan perbedaan tekstur dan rasa Serabi. Seperti yang disajikan Ny.TUMI SUYANI (60) maestro Serabi Solo di Lobby Longe Hyatt Regency Surabaya.
Pada suarasurabaya.net, Sabtu (07/01), Ny.TUMI membeberkan resepnya, bahwa untuk Serabi Solo ini tidak sulit membuat namun butuh kesabaran saat membuat adonan. “Kalau tidak sabar, adonan bisa cuer (encer sekali) atau sebaliknya terlalu kental. Selain itu, memasak sebaiknya dengan tungku arang untuk memberikan aroma yang berbeda. Untuk mendapatkan Serabi Solo yang enak saya belajar selama 15 tahun,”ujarnya.
Dengan menekuni membuat Serabi Solo ini, Ny.TUMI dikontrak oleh Hyatt grup baik Grand Hyatt Jakarta, Hyatt Regency Yogyakarta maupun Surabaya. Selama Januari ini, kepiawaian Ny.TUMI bisa dilihat secara langsung di lobi hotel sejak 5-28 Januari, pk.12.00-20.00 WIB.
Kelegitan dan variasi topping yang beraneka warna seperti coklat, keju, nangka, pisang dan masih banyak lagi menjadi daya tarik Serabi Ny.TUMI. Jajanan tradisional Indonesia ini tentunya sangat tepat dinikmati sore hari sebagai teman minum teh sambil bersantai bersama keluarga atau pun dapat dijadikan buah tangan untuk kolega maupun keluarga di rumah.
Bahan yang dibutuhkan :
1. 1 kg tepung beras
2. 1,5 kg gula pasri
3. 2 butir telur
4. setengah sendok teh permipan
5. 1 butir kelapa untuk santan
6. daun pandan secukupnya
Cara membuat :
1. Tepung beras dicampur gula, telur dan permipan. Semuanya di-uleni (diaduk dengan tangan) dan ditambahkan air secukupnya menjadi adonan yang tidak terlalu cair atau kental. Setelah itu dibiarkan 1 malam agar adonan mengembang.
2. Membuat santan kental kemudian direbus bersama daun pandan. Jangan sampai santan pecah. Setelah itu, dibiarkan 3 jam. Santan kental yang berada di permukaan santan rebusan dipisahkan dalam tempat berbeda. Sisa santan dicampurkan pada adonan tepung beras yang siap untuk dibuat serabi.
3. Untuk memasak serabi sebaiknya menggunakan tungku batu bara (arang) dengan wajan kecil dan tutup dari bahan tanah liat.
4. Adonan dimasukkan ke wajan dan ditutup. Setelah agak matang ditambahkan santan kental di atasnya, ditutup kembali.
5. Setelah beberapa saat jika ingin variasi, serabi bisa ditambahkan irisan nangka, pisang, taburan coklat maupun keju.
6. Serabi siap dihidangkan.

Sumber : http://simplekitchen.wordpress.com/2007/04/19/9/ 

Ide Bisnis | Berternak Kelinci

Taukah kamu bahwa Kelinci saat ini sudah  diternakkan besar-besaran di berbagai daerah, dengan tujuan komersil maupun sekedar hobi.

Lalu, mengapa memilih ternak kelinci? Karena kenyataannya banyak sekali keuntungan dari bisnis ini.  Di antara alasan mengapa memilih beternak kelinci adalah sebagai berikut :


1. Tidak membutuhkan lahan yang luas
2. Pemeliharaan dan perawatannya mudah
3. Biaya produksi relatif murah sehingga tidak membutuhkan modal besar
4. Ternak penghasil daging berkualitas dengan kadar lemak rendah
5. Ketersediaan pakan yang melimpah, karena mampu memanfaatkan pakan dari sisa dapur dan hasil sampingan produk pertanian
6. Termasuk ternak yang prolific, yaitu ternak yang mampu beranak banyak per kelahiran
7. Hasil sampingannya pun masih bisa dimanfaatkan

Berikut beberapa hal yang harus mendapat perhatian sebelum anda memulai beternak kelinci :

Memilih bibit
Kriteria berikut bisa dijadikan pedoman untuk memilih bibit kelinci :
• Induk diketahui tetuanya atau dengan kata lain calon induk mempunyai catatan produksi (jumlah anak perkelahiran, daya tumbuh, dll) dan catatan reproduksi (servis per conception, fertilitas, keadaan alat reproduksi dll)
• Induk mempunyai putting susu lebih dari 8 buah
• Tingkah laku tidak nervous dan mempunyai cukup bulu untuk membuat sarang
• Kondisi fisik yang normal seperti badan sehat, mata bersinar, bulu yang bersih dan tidak kusut, telinga tegak tidak pepleh, dan lain sebagainya

Pakan
Banyak jenis tanaman dan sayuran yang bisa diberikan kepada kelinci. Ynag penting adalah makanan tersebut mampu memenuhi kebutuhan nutrisi kelinci yang harapannya adalah ternak tersebut mampu tumbuh dan berkembang dengan baik dan menampilkan catatan produksi yang baik sehingga memberi keuntungan pada kita.

Di antara komposisi ransum ternak kelinci yang bisa dipakai acuan adalah pakan terdiri dari konsentrat 50 gram untuk kelinci pertumbuhan dan penggemukan, 70 gram untuk induk bunting, 150-200 untuk induk menyusui, sedang rumput diberikan secara ad libitum (tak terbatas).
Pemilihan lokasi
Pemilihan lokasi ternak kelinci banyak dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya :
• Lokasi sebaiknya dekat dengan sumber pakan (areal tanaman sayur, pasar sayur, atau pasar–pasar secara umum)
• Lokasi dekat dengan daerah pemasaran. Namun hal ini tidak berlaku bagi peternak yang sudah punya komunitas atau paguyuban
• Temperatur atau suhu ideal antara 15-25? C
• Sebisa mungkin diusahakan lokasi kandang dekat dengan aliran sungai dan jauh dari permukiman penduduk
• Lokasi aman dari binatang buas atau pencuri


Reproduksi
Aspek reproduksi memegang peranan penting dalam rangka pertambahan jumlah populasi. Ternak kelinci termasuk dalah satu jenis ternak prolific artinya mampu beranak banyak per kelahiran. Ada beberapa kiat agar ternak kelinci mempunyai catatan reproduksi yang baik :
• Umur pertama kali dikawinkan berkisar antara 5-6 bulan
• Memilih waktu kawin pagi hari atau sore hari
• Imbangan sex ratio adalah 1:10, artinya seekor pejantan melayani 10 ekor induk
• Perkawinan kembali setelah beranak. Apabila yang diharapkan dari ternak kelinci adalah bakalan maka induk bisa dikawinkan 7-10 hari setelah beranak. Tapi apabila yang diinginkan nnatinya adalah sebagai ternak pengganti (stock replacement) maka sebaiknya induk dikawinkan kembali 40-45 hari setelah beranak atau setelah anak-anak lepas sapih

Kandang
Berfungsi untuk melindungi kelinci dari pengaruh luar seperti cuaca buruk, binatang buas dan pencuri. Ternak kelinci bisa dipelihara secara koloni dan individual. Namun menurut pengalaman dan pengamatan bahwa kelinci-kelinci yang dikandangkan akan lebih mudah pengawasan, dan penanganannya. Memang tidak ada standar baku dalam membuat kandang kelinci.

Intinya adalah kelinci tersebut merasa nyaman tinggal didalamnya sehingga akan menampilkan produksi terbaiknya. Tapi perlu diingat pula tentang biaya pembuatannya, jangan sampai modal nanti habis hanya untuk membuat kandang. Tetapi tidak salah kalau anda mencoba ukuran yang sering digunakan orang yaitu dengan ukuran PxLxT = 90×60×60 cm. apabila dalam sarang tersebut akan diletakkan sarang maka ukuran sarang berkisar PxLxT = 40×30×30cm.

Contact Me

If you would like to get in touch regarding work, please contain as much detail as possible in your message. I will always try and reply to emails within 48hrs, often it will be much sooner than this, however on rare occasions messages may be tagged my spam filter therefore a reply may be delayed until I notice this.
You can send me a direct email to my email address:  lapriorie@gmail.com

privacy policy

Privacy Policy for  jati.id.

If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us by email at Contact.
At jati.id, the privacy of our visitors is of extreme importance to us. This privacy policy document outlines the types of personal information is received and collected by jati.id and how it is used.

Log Files
Like many other Web sites, jati.id makes use of log files. The information inside the log files includes internet protocol ( IP ) addresses, type of browser, Internet Service Provider ( ISP ), date/time stamp, referring/exit pages, and number of clicks to analyze trends, administer the site, track user’s movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

Cookies and Web Beacons
jati.id does use cookies to store information about visitors preferences, record user-specific information on which pages the user access or visit, customize Web page content based on visitors browser type or other information that the visitor sends via their browser.

DoubleClick DART Cookie
.:: Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on  jati.id
 .:: Google’s use of the DART cookie enables it to serve ads to users based on their visit to jati.id and other sites on the Internet.
.:: Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL – http://www.google.com/privacy_ads.html
Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our
advertising partners include ….
Google Adsense

These third-party ad servers or ad networks use technology to the advertisements and links that appear on  jati.id send directly to your browsers. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies ( such as cookies, JavaScript, or Web Beacons ) may also be used by the third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertisements and / or to personalize the advertising content that you see.

jati.id has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.

You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices.  jati.id’s privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites.

If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers’ respective websites.

disclaimer

Disclaimer If you require any more information or have any questions about our site’s disclaimer, please feel free to contact us by email at http://jati.id/2004/01/contact-me.html

Disclaimers for http://jati.id

All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. http://jati.id does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (http://jati.id ), is strictly at your own risk.http://jati.id   will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.

From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and
ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone ‘bad’.

Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their “Terms of Service” before engaging in any business or uploading any information. Consent By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms. For Complete Privacy Policy of http://jati.id , read : Privacy Policy