Bisakah Memulai Bisnis Tanpa Modal?

Apabila kita berbicara tentang suatu bisnis maka yang terfikirkan pertama kali adalah modal. Dan banyak orang yang tidak berani memulai ide bisnisnya karena alasan tidak adanya modal. Mungkin anda adalah salah satunya yang mempunyai segudang ide tetapi tidak berjalan karena tidak adanya modal.

Pada kenyataannya kalau kita cermati dalam kehidupan bisnis banyak sekali celah untuk mewujudkan impian usaha sukses anda dengan hanya mengeluarkan sedikit modal, bahkan tanpa modal sepeserpun. Pola pemikiran kita-lah yang membatasi gerak dan penyelesaian masalah pada suatu keterbatasan pemikiran, bahwa untuk buka usaha harus dijalankan dengan modal bahkan harus dengan modal yang besar.

Kita bisa mengambil contoh misalnya anda ingin membuka rental mobil sedangkan tidak memiliki modal sama sekali untuk membeli mobil ataupun menyewa tempat dan kantor. Kalau saja anda hanya berfokus kedalam masalah harus beli mobil dan sewa tempat maka keterbatasan modal yang dimiliki menjadi kendala utama, dan impian untuk mempunyai rental mobilpun sirna.

Padahal ada banyak alternatif penyelesaian masalah apabila mau sedikit saja berfikir lebih kreatif. Misalnya saja di tetangga, kerabat, ataupun teman anda ternyata ada yang memiliki mobil lebih dari satu, maka anda bisa mulai jelaskan tentang prospek menjalankan bisnis rental mobil. Penjelasan harus dilakukan dengan serius dan didukung dengan data-data yang lengkap misalnya berapa target pasar anda, berapa tarif yang diterapkan, berapa banyak pesaing, berapa perkiraan besarnya profit yang akan didapatkan per bulan dan bagaimana pengembangan usaha kedepannya. Dengan persentasi yang bagus, jelas , penuh keseriusan dan kejujuran maka insyaallah dia akan tertarik untuk mempercayakan pengelolaan mobilnya kepada anda. Mengenai tempat, untuk awal bisa kita promosikan langsung melalui brosur ataupun pamplet tanpa adanya tempat terlebih dahulu. Dengan usaha serius maka akan mulai berdatangan order dan usaha rental mobil andapun mulai berjalan.

Dengan berbekal kejujuran, kesungguhan, sabar dan do’a, bisnis apapun itu akan dapat anda wujudkan walaupun dalam keterbatasan modal. Semoga apa yang anda impikan dapat menjadi kenyataan..

Penilaian Kinerja Karyawan

Penilaian kinerja karyawan dapat dilakukan dengan menerapkan beberapa metode yang berdasarkan daftar periksa dan metode pilihan. Metode tersebut dapat melihat seberapa jauh hubungan antara mutu SDM dengan peningkatan kinerja karyawan.

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk penilaian kinerja karyawan adalah dengan metode daftar periksa. Metode ini dibuat dengan menentukan bobot penilaian pada setiap item yang terkait dengan derajat kepentingan dari item tersebut. Misalnya yang menyangkut aspek-aspek kerajinan bekerja, kerja sama di dalam tim, penyelesaian tugas yang diberikan atasan, cara mengatasi masalah yang terjadi di lapangan dan sebagainya. Total bobot semuanya adalah 100, kemudian keseluruhan item diperiksa untuk melihat total bobot setiap karyawan. Metode ini relatif praktis dan terstandar.

Keunggulan metode daftar periksa yaitu murah, meringankan keruwetan administrasi, pelatihan bagi penilai berkurang, dan terstandarisasi. Kelemahan meliputi bias dari penilai dalam bentuk halo efek, penggunaan kriteria personaliti sebagai pengganti kriteria kinerja, kesalahan penafsiran terhadap tiap item dari daftar periksa, dan penggunaan bobot yang kurang sesuai dari departemen SDM.

Penilaian kinerja akan lebih mudah dan dapat dilakukan dengan efektif apabila ada standar kinerja, sehingga akan memudahkan dalam mengembangkan kisi-kisi penilaian kinerja dengan kriteria tertentu yang mengacu pada standar kinerja. Standar kinerja berbeda dengan standar kompetensi karyawan. Standar kinerja hubungannya dengan deskripsi pekerjaan yang seharusnya dilakukan karyawan, tetapi standar kompetensi untuk melihatnya salah satunya harus melalui uji kompetensi.

Tips Wawancara Kerja Via Telepon

Wawancara kerja yang dilakukan via telepon, bukan berarti wawancara tersebut tidak penting. Kesan tentang diri anda, justru akan terlihat dari bagaimana anda berbicara dan bagaimana anda menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh interviewer.

Ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan agar sukses menghadapi wawancara kerja via telepon sebagai berikut :

Mempersiapkan segala sesuatunya
Biasanya interview kerja via telepon ini bisa dilakukan dengan perjanjian sebelumnya atau tanpa perjanjian sebelumnya atau tanpa perjanjian, yang berarti pihak perusahaan bisa menghubungi Anda kapan saja untuk melakukan wawancara. Bila wawancara dilakukan di waktu yang tak terduga, cobalah minta pihak perusahaan atau pewawancara untuk menghubungi kembali dalam waktu 5-10 menit. Katakan Anda perlu mencari tempat yang lebih tenang dan mempersiapkan alat tulis untuk mencatat beberapa hal penting.

Cari posisi nyaman
Pilihlah posisi yang paling nyaman bagi Anda, entah itu dengan duduk tegak atau berdiri. Usahakan keadaan di sekeliling Anda dalam suasana tenang dan tak banyak orang. Selain itu, hindari melakukan kegiatan lain selama proses interview, seperti membaca e-mail, mendengarkan radio, atau menghentikan pembicaraan sejenak untuk berbicara dengan orang lain.

Buat latihan sebelumnya
Agar lebih maksimal, mintalah seorang teman membantu latihan interview dengan merekam suara Anda. Dari hasil rekaman tersebut, Anda dapat mengoreksi kekurangan-kekurangan apa saja yang perlu diperbaiki saat menjawab pertanyaan. Selain itu, metode ini dapat membantu Anda lebih relaks dalam menghadapi wawancara.

Siapkan waktu berpikir
Ada baiknya Anda mencerna setiap pertanyaan sebelum menjawab. Rangkailah setiap kalimat dengan tepat. Jawaban cepat yang seadanya, justru akan membuat Anda terkesan terburu-buru dan tak serius.