Pelatihan LMDH Kembangkan JPP Stek Pucuk

Sale-Perum Perhutani KPH Kebonharjo belum lama ini memberikan job training kepada anggota dalam mengembangkan tanaman jati plus perhutani (JPP) stek pucuk. Kegiatan praktek tersebut diadakan di petak 102 resor pemangkuan hutan (RPH) Tuder Balo, bagian kesatuan pemangkuan hutan (BKPH) Ngandang.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Aministratur KPH Kebonharjo Sudarwanto , diikuti peserta sejumlah 100 orang. Lokasi job training masuk petak pangkuan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) Darma Wana Raharja, desa Wonokerto kecamatan Sale.


Pada kesempatan tersebut Sudarwanto menyebutkan, bibit jati ini diproklamirkan sebagai asset unggulan Perum Perhutani di masa depan. Karena merupakan hasil rekayasa genetika dari klon jati-jati unggul oleh tenaga ahli pusat penelitian dan pengembangan (Puslitbang) Perum Perhutani.


Menurut Sudarwanto, jati plus perhutani stek pucuk memiliki keistimewaan tersendiri yakni pertumbuhannya sangat cepat dan masa panen tergolong pendek, sekira usia 20 tahun sudah dapat ditebang, batang pohon tinggi dan lurus tinggi sehingga disukai pasar. Dengan kelebihannya itu, JPP stek pucuk menjadi penyemangat petugas di lapangan disaat mulai menurunnya potensi jati-jati yang sudah tua.


Sudarwanto menambahkan, perkembangan tumbuh bibit stek pucuk terbukti sangat memuaskan, karena dalam usia kurang dari dua tahun sudah setinggi rata-rata tujuh meter, dengan syarat tanaman dirawat secara intensif dan lahan mendukung. Bibit jati unggulan tersebut berasal dari pucuk kuncup jati yang hanya dengan tiga pasang daun, setelah disemai dan dirawat selama tiga sampai empat bulan mencapai ketinggian 20 centimeter, baru diatanam di lahan yang telah disiapkan.


Bibit jati stek pucuk ditanam dengan sistim tumpang sari sehingga lahan dibawah tegakan jati dapat dimanfaatkan masyarakat desa hutan. Tumbuh dan kembangannya sangat cepat, saat berumur satu setengah tahun sudah setinggi 7 meter, dengan diameter normal rata-rata 7 centimeter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *