Tradisi Pesta ngalungi sapi

Kaliori-Sebagai wujud untuk melestarikan adat dan tradisi budaya Jawa, masyarakat desa Babadan, kecamatan Kaliori, pagi tadi, merayakan pesta ngalungi di Punden gendul joyo. Serangkaian acara ritual ngalungi digelar, dan ditutup do’a bersama oleh sesepuh punden Gendul Joyo. Acara dilanjutkan melempar uang oleh para pemilik sapi yang mempunyai nadzar kepada pengunjung yang hadir.


Sesepuh Punden gendul Joyo-Panijan mengatakan, pesta ngalungi dengan melempar uang di punden Gendul Joyo merupakan salah satu wujud rasa syukur dan penebusan nadzar terkabulnya keinginan warga setempat setelah selesai menanam padi.


Panijan menjelaskan, pesta lempar uang di punden Gendul Joyo ini, merupakan tradisi turun temurun sejak dulu, yang dilaksanakan setiap hari Jumat Pahing bersamaan dengan pesta ngalungi. Tradisi ini terselenggara sebagai wujud rasa syukur menghormati keberadaan ternak sapi yang telah berjasa membantu petani mengolah lahan pertanian, khususnya dalam membajak sawah dan manfaat kotorannya dapat digunakan sebagai pupuk.


Sementara itu Semi salah satu pengunjung pesta ngalungi menuturkan, sangat senang mengikuti tradisi di Punden gendul joyo, khususnya pada saat tradisi lempar uang, karena ikut andil sedikit banyak mendapatkan uang hasil lemparan.

Selain berada di punden Gendul Joyo, pesta ngalungi juga dilaksanakan oleh warga desa Babadan di rumah-rumah warga.(Masudi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *