Pengukuran Kualitas Air

Dibahas tentang kalibrasi, lokasi/ tempat pengambilan sampel, cara pengambilan sampel, dan analisa sampel.

§  Kalibrasi
      Bertujuan untuk penetapan angka dari alat pada kisaran standart tertentu agar dapat mengetahui sampai dimana nilai kesalahan dari masing – masing alat sehingga hasil pengukuran yang didapat lebih akurat.

§  Lokasi/ Tempat Pengambilan Sampel
      Lokasi pengambilan sampel yang benar akan menunjang kita didalam mengambil suatu perlakuan didalam mengelola kualitas air kolam, adapun tempat pengambilan sampel yang baik adalah :
      Pengambilan air sampel dilakukan pada dasr kolam dimana ikan hidup/ berkumpul, bukan pada permukaan air atau pertengahan kolam.
      Pengambilan sampel air sebaiknya diambil pada satu stasiun yang tetap.
      Pengambilan air sampel sebaiknya tidak dekat kincir yang akan mengakibatkan terurainya gas – gas terlarut.
       
      Cara Pengambilan Sampel
      Pengambilan sampel yang benar akan mendapatkan hasil pengukuran yang akurat, yaitu dengan memperhatikan :
      Pengambilan sampel kualitas air dilakukan pada air dasar kolam dimana ikan hidup, yaitu dengan cara menggunakan botol sampel yang bersih, dapat berupa kaca atau plastik yang mempunyai tutup dan juga pemberat pada bagian bawah botol. Tutup botol sampel berguna agar air sampel tidak terkontaminasi dengan udara yang akan mengakibatkan rusaknya analisa seperti H­­2S, NH3.
      Hindari dari gelembung udara dan percikan air yang dapat mempengaruhi hasil analisa.
      Usahakan waktu antara pengambilan sampel dan analisa sedekat mungkin untuk mencegah adanya pengaruh alam seperti hilang atau bertambahnya gas – gas teralrut dan pertumbuhan bahan – bahan organik.

§  Analisa Sampel
Ada 2 cara pengambilan sampel, yaitu :
1.      Analisa langsung ditambak, yaitu cara untuk mendapatkan hasil dari analisa kualitas air yang diuji langung ditambak, seperti : suhu, DO, kecerahan, dan salinitas.

Analisa di laboratorium, yaitu cara untuk mendapatkan hasil dari analisa kualiatas air dengan membawa air sampel ke laboratorium yang jaraknya tidak terlalu jauh, seprti amnoniak (NH3), pH, H2S, alkalinitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *